Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Tekan Penyakit Hewan

📅 Rabu, 04 Okt 2023, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Tekan Penyakit Hewan Doc: HO/DInas Ketahanan Pangan
Ket. Seorang petugas dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang sedang melakukan vaksinasi sapi cegah terjadinya PMK di salah satu kandang peternak.

JAKARTA - Demi keamanan dan keselamatan, kesehatan hewan terus diupayakan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang. Untuk itu, dinas gencar memvaksin. Hingga kini dinas telah memvaksin 1.218 sapi di 19 kelurahan untuk mengatasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun, Selasa (3/10), mengatakan kegiatan vaksinasi dilakukan setelah merebaknya kasus PMK tahun 2022. Dinas menggencarkan kegiatan vaksinasi ke peternak di berbagai wilayah agar kasus PMK bisa dicegah dan masyarakat aman.

"Vaksinasi sebagai upaya antisipasi peningkatan kembali kasus PMK. Vaksinasi telah dilakukan di 19 kelurahan dalam sembilan kecamatan," tutur Muhdorun. Menurutnya, meski kasus PMK sudah mereda, perlu tetap diwaspadai. Dia pun rutin sosialisasi kepada pedagang untuk mengantisipasi penularan PMK.

"Syukurlah, sapi-sapi Kota Tangerang termasuk dalam kategori aman, tidak ada yang terpapar PMK. Vaksinasi akan terus digalakkan di peternakan-peternakan sapi," tandasnya.

Muhdorun mengimbau agar para peternak segera memvaksinasi ternak agar terhindar PMK. Jika ditemukan kasus PMK, segera pisahkan sapi terpapar dengan sapi-sapi sehat. "Jangan lupa segera laporkan ke DKP," pinta Muhdorun.

Jadi, mengisolasi atau memisahkan hewan terpapar PMK menjadi langkah pertama yang harus dilakukan. Ini untuk menghindari penyebaran penyakit kepada hewan-hewan lainnya. Selanjutnya, segera hubungi DKP Kota Tangerang agar sapi yang terkena PMK dapat langsung ditangani petugas.

Pelaporan kasus PMK dan lainnya juga dapat dilakukan melalui fitur LAKSA yang tersedia di aplikasi Tangerang LIVE dan Instagram @lapor_laksa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.