Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Cepat Dipadamkan, Puluhan Warga Mengungsi Akibat Kebakaran di Solo

📅 Rabu, 04 Okt 2023, 00:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Cepat Dipadamkan, Puluhan Warga Mengungsi Akibat Kebakaran di Solo Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Para pengungsi di Kantor Kelurahan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah, Selasa (3/10/2023).

Solo - Semoga cepat dipadamkan, uluhan warga terpaksa harus mengungsi akibat kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk di Kampung Joyosudiran, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo, Jawa Tengah.

"Pengungsian hingga malam ini korban terdampak kebakaran di gudang ada 17 KK (kepala keluarga), untuk jumlahnya ada 52 orang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta Nico Agus Putranto di Solo, Jawa Tengah, Selasa.

Ia mengatakan sejauh ini lokasi pengungsian dipusatkan di Kantor Kelurahan Pasar Kliwon. Meski demikian, ada dua lokasi pengungsian yang sudah disiapkan.

"Satu lagi ada di SD Muhammadiyah 23, namun di sana masih kosong. Sementara fokus di sini, pos induk kami buka di sini," katanya.

Terkait dengan kondisi para pengungsi, dikatakannya, dalam keadaan sehat. Meski demikian, ada satu orang yang sempat sesak napas namun saat ini sudah membaik.

Ia mengatakan para pengungsi tersebut sebagian karena rumahnya ikut terbakar dan sebagian lagi ada yang terkena asap pekat.

"Yang kami tampung di sini ada yang rumahnya terbakar, ada yang terdampak. Dampaknya penyemprotan mengenai rumah sehingga rumah belum bisa ditempati, ada juga rumahnya kena asap yang cukup tebal sehingga mereka mengungsi untuk sementara," katanya.

Ia mengatakan dari data sementara yang masuk ada sebanyak 12 rumah yang terbakar maupun terkena dampak kebakaran.

Mengenai kebutuhan dasar para pengungsi, ia memastikan dalam kondisi aman.

"Kami perhatikan kebutuhan dasarnya, khususnya penanganan makan dan minumnya. Malam hari ini makanan siap saji dulu agar cepat, minum juga sudah disiapkan, ada snack dan roti. Sedangkan fasilitas alat tidur matras dan ada support dari Kemensos berupa kasur busa. Malam ini mencukupi (logistik,Red.)," katanya.

Sementara itu, terkait dengan perkiraan lama para pengungsi tinggal di pengungsian, ia belum dapat memastikan mengingat hingga malam ini api masih belum dapat dipadamkan.

"Kami lihat kondisi, sampai malam ini update terakhir api belum padam. Kami belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut sampai kapan pengungsi ini karena harus dibahas di tingkat kota, termasuk rumah yang terbakar penanganannya akan seperti apa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.