Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banyak Sekali, Sebanyak 278 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim

📅 Rabu, 04 Okt 2023, 00:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banyak Sekali, Sebanyak 278 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim Doc: Antara / HO BMKG Balikpapan
Ket. Titik panas di Kecamatan Babulu, Kabupaten PPU, hasil tangkapan satelit yang dirilis BMKG Stasiun Balikpapan, Selasa 3/10).

Balikpapan - Banyak sekali, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Balikpapan dalam pantauan yang dilakukan, berhasil mendeteksi sebanyak 278 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

"Sebanyak 278 titik panas tersebut terpantau hari ini mulai pukul 01.00 hingga 16.00 Wita," ujar Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman - Sepinggan BMKG Stasiun Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Selasa.

Ia menjelaskan bahwa titik panas merupakan indikator kebakaran hutan atau lahan (karhutla) yang terdeteksi dari suatu lokasi, yakni dengan suhu relatif tinggi dibandingkan dengan suhu di sekitarnya.

Untuk itu semua lapisan masyarakat diajak saling menjaga dan waspada, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, kemudian tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan agar tidak terjadi karhutla.

Sebanyak 278 titik panas itu tersebar di tujuh kabupaten dan telah diinformasikan ke pihak terkait, termasuk ke badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) baik di tingkat provinsi maupun kabupaten masing-masing agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Tujuh kabupaten yang terdeteksi 278 titik panas ini adalah di Kabupaten Paser 51 titik, Penajam Paser Utara 5, Kutai Barat 26, Kutai Timur 74, Kutai Kartanegara 63, dan Berau 53, dan Mahakam Ulu terdeteksi 6 titik panas.

Rinciannya antara lain di Kabupaten Paser yang terpantau 51 titik tersebar di tujuh kecamatan yakni Batu Sopang 6 titik, Batu Engau 8, Kuaro 2, Long Ikis 9, Long Kali 15, Tanah Grogot 4, dan Tanjung Harapan ada 7 titik panas, semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah.

Di Penajam Paser Utara yang terdeteksi 5 titik panas tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Babulu 4 dan Penajam 1 titik, memiliki tingkat kepercayaan rendah dan menengah.

"Di Kabupaten Kutai Barat yang terdeteksi 26 titik panas, tersebar pada 9 kecamatan yakni Barong Tongkok, Dilangputi, Muara Pahu, Nyuatan masing-masing 1 titik, Bongan 8, Jempang 6, Mook Manaar Bulatn 2, Penyinggahan 2, dan Siluq Ngurai 4 titik. Semuanya memiliki tingkat kepercayaan menengah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.