Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PMI Ubah Air Danau Siap Diminum

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 05:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
PMI Ubah Air Danau Siap Diminum Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) mengoperasikan instalasi Water Sanitation Hygiene Promotion (WASH) di Posko Pengolahan Air bersih dan siap minum di Desa Sirnajaya, Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/10). Posko pengolahan air bersih tersebut memanfaatkan sumber air dari Telaga Hejo, sementara total air yang sudah didistribusikan ke warga yang terdampak kekeringan sebanyak 700.230 liter air.

BEKASI - Kekeringan yang melanda begitu lama membuat banyak daerah kekurangan air bersih. Hal ini mendorong organisasi sosial kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi membangun instalasi pengolahan air yang mengubah air danau buatan menjadi bersih hingga siap minum. Tujuannya untuk membantu warga terdampak kekeringan.

Ketua PMI Kabupaten Bekasi, Akhmad Kosasih, mengatakan instalasi Water Sanitation Hygiene Promotion (WASH) melalui sistem penyulingan ini memanfaatkan sumber air melimpah di Kampung Tegal Kadu, Desa Sirnajaya, Kecamatan Serang Baru.

"Karena pada dasarnya PMI mempunyai kapasitas di bidang itu. Jadi, kita dirikan WASH ini dalam rangka meningkatkan pelayanan, kapasitas, serta intensitas penyediaan air kepada masyarakat terdampak kekeringan," katanya di Cikarang.

Dia mengatakan pendirian sarana sekaligus posko di titik sumber mata air itu merupakan langkah strategis yang diambil PMI Kabupaten Bekasi. Ini dalam rangka membantu pemerintah daerah mendistribusikan bantuan di masa transisi darurat bencana kekeringan.

"Kami berupaya membantu pemerintah daerah meningkatkan intensitas pendistribusian air bersih dan siap minum kepada masyarakat. Harapannya suplai air meningkat drastis setelah ada instalasi air ini," katanya.

Dia mengajak segenap elemen terkait bisa memberikan dukungan dengan menyalurkan bantuan galon air mineral. Nanti galon akan diisi ulang melalui instalasi pengolahan untuk kembali disalurkan ke warga terdampak.

PMI Kabupaten Bekasi berkomitmen meningkatkan intensitas pendistribusian bantuan air dengan terus memproduksi kebutuhan dasar masyarakat itu di musim kering tahun ini. "Masyarakat tidak perlu khawatir karena kualitas air tiap dua jam kami uji laboratorium. Lalu setiap 24 jam, kami lakukan uji pengendapan guna menjamin air tetap steril dan bersih kandungannya sehingga aman dikonsumsi masyarakat," ucap dia.

Bupati Bekasi, Dani Ramdan, mengapresiasi langkah PMI dalam membantu kebutuhan masyarakat di tengah bencana kekeringan yang sedang dihadapi. Melalui inovasi instalasi pengolahan ini, air permukaan bisa disulap menjadi siap minum.

"Instalasi pengolahan air dari PMI dapat mengubah air permukaan menjadi air bersih bahkan siap minum adalah inovasi yang sangat bagus," ujar Dani.

Dia bahkan telah menginstruksikan BPBD dan dinas terkait lain harus punya alat seperti ini. Jadi, apabila ada bencana banjir atau kekeringan seperti ini, air yang ada bisa diolah sehingga bermanfaat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.