Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Para Guru ASN Supaya Netral

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 05:29 WIB | Oleh:
Para Guru ASN Supaya Netral Doc: ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Ket. Arsip foto - Sejumlah siswa mengikuti rangkaian simulasi Pemilihan Umum (Pemilu) di Gedung KPU, Jakarta, Kamis (23/2/2023).

JAKARTA - Kalangan pendidik seperti para guru untuk menjaga netralitas pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, serta memberi arahan kepada siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas. Imbauan ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Purwosusilo.

"Kepada para guru yang ASN, jaga netralitas. ASN tidak boleh berkecimpung pada politik praktis," ujar Purwosusilo,di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan para pengajar tidak boleh berupaya memengaruhi pilihan politik dari para siswanya. Sebagai pemilih, para siswa memiliki kebebasan untuk menentukan kepada siapa mereka ingin memberi dukungan.

Yang menjadi tugas dari para guru, kata Purwosusilo, adalah memberi arahan kepada siswa agar menjadi pemilih yang cerdas dan tidak menjadi golongan putih (golput). Pembelajaran terkait hak politik, termasuk kepemiluan, telah diberikan oleh para guru kepada siswanya di jenjang yang paling bawah melalui pelajaran demokrasi.

"Kan di profil pelajar Pancasila itu ada yang namanya demokrasi. Ada pelajaran demokrasi," kata Purwosusilo. Lebih jauh, Purwosusilo mendorong para guru untuk memaksimalkan pelajaran demokrasi menjelang Pemilu 2024. Dengan demikian, masyarakat akan lebih menyadari pentingnya menjadi pemilih yang cerdas dan tidak golput untuk menyukseskan Pemilu 2024.

"Minta pengajar dan pelajar memaksimalkan pelajaran demokrasi. Biar masyarakat lebih melek," ucap Purwosusilo. Lebih lanjut, Purwosusilo mengatakan bahwa terdapat sejumlah pihak yang juga turut berperan dalam memberi pendidikan politik di lingkungan pendidikan. Mereka antara lain seperti Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai unsur pelaksana pemerintah bidang kesatuan bangsa dan politik dalam negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.