Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ganjar Pranowo Siap untuk Kembangkan Transportasi Umum

📅 Selasa, 03 Okt 2023, 15:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar Pranowo Siap untuk Kembangkan Transportasi Umum Doc: antarafoto
Ket. Ganjar Pranowo

SEMARANG - Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo menyatakan dirinya siap mengembangkan transportasi umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mengurangi kemacetan dan menjaga lingkungan di Indonesia.

Melalui keterangan tertulis yang diterima di Semarang, Jateng, Selasa (3/10), Ganjar menegaskan bahwa pengembangan transportasi umum menjadi salah satu program yang akan menjadi prioritasnya.

"Dengan transportasi umum, maka perpindahan orang semakin cepat. Terbayangkan tidak, dengan kereta cepat ini, orang bisa tetap tinggal di Bandung, tapi bekerja di Jakarta. Mereka bisa berpindah dengan cepat dan nyaman," katanya di sela menjajal Kereta Cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung.

Menurut Ganjar, sudah banyak program transportasi umum yang baik yang telah dibangun Presiden Joko Widodo, sehingga dirinya akan meneruskan dan mengutilisasi agar memiliki nilai tambah pada kemakmuran masyarakat.

"Pak Jokowi itu kalau kata anak muda sekarang sudah top-topan, gila-gilaan kalau soal infrastruktur termasuk transportasi umum, maka tugas kita harus meneruskan dan mengutilisasi agar ada manfaat dan nilai tambahnya untuk masyarakat," ujarnya.

Ganjar yang hendak berkegiatan di Bandung, Jabar, sengaja memilih menaiki moda transportasi massal Kereta Cepat Whoosh yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo itu.

Ia yang didampingi Dirut PT Kereta Api Cepat Indonesia China, Dwiyana Slamet Riyadi pun menaiki Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh setelah sebelumnya menyusuri sejumlah gerbong dan melihat fasilitas yang ada di sana sambil menyapa para penumpang.

"Nyaman sekali ya, ini ekonomi? Tapi, fasilitasnya sudah sangat nyaman. Jarak kakinya lega sekali. Saya paham betul karena saya itu bertahun-tahun naik kereta saat kerja di Jakarta dulu," kata Ganjar pada Dwiyana.

Saat Ganjar berjalan menyusuri lorong gerbong, kecepatan kereta terlihat 70 km per jam. Tak lama setelah Ganjar tiba di gerbongnya, kecepatan yang tertera di layar sudah 351 km/jam.

"Wah nggak terasa ya, halus sekali angkatannya. Nggak terasa, kalau kecepatan kita sudah 351 km/jam," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.