Debit Air Menyusut, PDAM Temanggung Alirkan Air Bergilir di Beberapa Titik
Selasa, 03 Okt 2023, 09:32 WIBTEMANGGUNG - Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Agung Temanggung melakukan pengaliran air secara bergilir ke pelanggan di beberapa titik akibat menurunnya debit air dari sumber mata air di musim kemarau ini.
Direktur Utama PDAM Tirta Agung Temanggung Rinto Adhi Utomo di Temanggung, Selasa (3/10), mengatakan beberapa daerah yang mengalami giliran aliran air, yakni di Kecamatan Jumo, Kaloran, dan Pringsurat.
"Rata-rata di daerah tersebut aliran dari jaringan PDAM mengalir dua hari sekali di setiap dusun, karena debit air cukup kecil," katanya.
Ia menyebutkan, khusus bagi pelanggan di Kaloran yang semula gilirannya sampai lima hari, berdasarkan hasil rapat kemarin diubah antara dua hingga tiga hari sekali.
Rinto menuturkan giliran air ini terpaksa dilakukan untuk pemerataan pelanggan mendapatkan air.
"Kalau aliran air dilepas seperti musim hujan maka hanya daerah tertentu yang mendapatkan aliran air," katanya.
Ia menyarankan bagi pelanggan yang dijadwal aliran airnya, sebaiknya memiliki tandon air sehingga bisa untuk mencukupi kebutuhan sampai air mengalir lagi.
"Di beberapa titik kami menyediakan tandon air untuk umum sehingga bisa kami isi menggunakan mobil tangki waktu daerah tersebut tidak mendapat aliran air," katanya.
Menurut dia dari 50.500 pelanggan PDAM Tirta Agung, yang terdampak aliran kecil sekitar 20 persen pada musim kemarau ini.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
RUPSLB BTN Tetapkan Lima Direksi Baru, Regenerasi Didorong Percepat Transformasi dan Strategi Beyond Mortgage
-
Pemkot: Capaian CKG dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Kota Tangerang Sentuh 48 Persen
-
Cuaca Kamis Berubah-ubah! BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Berawan dan Hujan Ringan serta Hujan Lebat
-
Baku Tembak Dua Badan Intelijen Ukraina: Tiga Luka, Zelenskyy Murka
-
Sambut HUT ke-81 TNI AL, Pantai Kenjeran Dibersihkan untuk Dorong Wisata Lokal
-
KPK Duga Anggota DPRD Jateng Jadi Perantara Pemerasan Bupati Pemalang.
-
Kuliner Khas Madura: Nasi Serpang Bangkalan, Apa Bedanya dengan Nasi Campur?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.