- Home
-
- Megapolitan
-
- Pengusutan Kebakaran Pasar...
Pengusutan Kebakaran Pasar Leuwiliang Libatkan Puslabfor
Senin, 02 Okt 2023, 04:00 WIBBOGOR - Pengusutan kebakaran Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor, melibatkan Puslabof Bareskrim Polri. Kebakaran pasar tersebut berlangsung lebih dari 12 jam.
"Saya sudah telepon Kapuslabfor Bareskrim Polri di depan Bapak Bupati dan Bapak Dandim. Tim turun membawa alat selengkap-lengkapnya untuk menentukan penyebab kebakaran ini," kata Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro, saat meninjau lokasi kebakaran, pekan lalu.
Namun, ia menekankan kepada masyarakat agar tidak memasuki lokasi kebakaran di Pasar Leuwiliang sebelum tim Puslabfor melakukan pemeriksaan. Rio khawatir, jika lokasi dimasuki oleh orang selain petugas, akan mengaburkan penyelidikan yang akan dilakukan oleh tim Puslabfor.
"Khawatir tujuannya nanti tidak akan tercapai dengan baik sehingga kasus penyelesaian kebakaran tersebut bisa 'amburadul' kalau kita tidak sejak dini menjaga lokasi yang terbakar tersebut," kata Rio.
Ia telah menugaskan Kapolsek setempat untuk memasangi garis polisi di sekeliling lokasi kebakaran. Langkah tersebut, kata dia, juga untuk mengantisipasi adanya penjarahan barang-barang sisa kebakaran di Pasar Leuwiliang.
"Kami niatnya hanya untuk membantu, tidak membuat susah. Kami hanya ingin memperjelas faktor kebakaran tersebut karena apa, terjadi pukul berapa," tuturnya.
Peristiwa kebakaran ratusan lapak pedagang sembako, buah, dan pakaian di Pasar Leuwiliang itu dilaporkan terjadi mulai Rabu (27/9) sekitar pukul 20.00 WIB hingga Kamis pukul 13.00 WIB. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, dari sebanyak 590 kios yang ada di Pasar Leuwiliang, 550 kios di antaranya hangus terbakar. Kemudian, dari los berjumlah 641 lapak, sebanyak 580 lapak di antaranya ikut terbakar.
Tak hanya itu, peristiwa kebakaran yang berlangsung lebih dari 12 jam itu juga menghanguskan 450 lapak awning dan 35 lapak pedagang kaki lima (PKL).
Awal
Sementara itu, Bupati Bogor, Iwan Setiawan, berjanji merelokasi lapak pedagang yang hangus dalam peristiwa kebakaran hebat di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ke tempat layak.
Usai meninjau lokasi kebakaran, Iwan menjelaskan bahwa ia telah menerima informasi dari camat setempat mengenai calon tempat relokasi yang tak jauh dari Pasar Leuwiliang. Lokasinya di tanah milik Pemda dekat Terminal Leuwiliang.Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor perlu terlebih dahulu menyiapkan sarana dan prasarana di tempat relokasi sementara agar layak bagi para pedagang untuk berjualan.
"Mudah-mudahan cukup untuk direlokasi ke tempat yang memang layak," ujar Iwan.Mengenai kebutuhan anggaran, Bupati segera berkoordinasi dengan perangkat daerah dan DPRD Kabupaten Bogor untuk melakukan penanganan jangka pendek menggunakan anggaran dari pos Belanja Tak Terduga (BTT).
"Pemerintah hadir untuk mengambil langkah strategis, masyarakat kembali ada harapan, bisa kembali berjualan," tuturnya.Iwan juga berdialog dengan beberapa pedagang dan menanyakan langsung kondisi mereka. Iwan meminta area kebakaran disterilkan dulu untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
Dia masih melihat ada aktivitas (di area kebakaran), padahal ini cukup berbahaya karena udara bekas kebakaran masih rawan. Jangan sampai sudah kena bencana kebakaran, ditambah sakit.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
McDonald's Indonesia Buka Restoran di Puncak Bogor
-
Menang Pemilu, PM Takaichi Tegaskan Pajak Makanan dan Minuman Akan Diberlakukan Kembali
-
Presiden Janji Turunkan Biaya Haji
-
Gebrakan Pemkab Bogor, Pecahkan Rekor Nasional 45 Ribu Transaksi Digital, Daerah Lain Wajib Berguru
-
Prabowo Saksikan Kemitraan Danantara–Arm, Dorong Inovasi Teknologi
-
Siapa Dony Tri Pamungkas, Pemain yang Dipuji dan Disukai Calvin Verdonk Gaya Bermainnya? Kenalin Yuk!
-
Korsleting Listrik Hanguskan Gudang Onderdil Motor di Cengkareng
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.