Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penularan Penyakit, Bangka Selatan Targetkan Anak-anak Usia Dua Tahun Mendapatkan Imunisasi Rotavirus

📅 Senin, 02 Okt 2023, 04:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penularan Penyakit, Bangka Selatan Targetkan Anak-anak Usia Dua Tahun Mendapatkan Imunisasi Rotavirus Doc: ANTARA/Ahmadi
Ket. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKPPKB Bangka Selatan Slamet Wahidin.

Toboali - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan sebanyak 1.000 anak usia dua tahun mendapatkan imunisasi rotavirus, untuk mencegah penyakit diare.

"Kita sudah mencanangkan pemberian vaksin rotavirus kepada anak usia dua tahun sejak Agustus 2023, target kami sebanyak 1.000 anak," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit DKPPKB Bangka Selatan Slamet Wahidin di Toboali, Minggu.

Ia menjelaskan, rotavirus merupakan virus RNA untai ganda dalam famili reoviridae yang menimbulkan penyakit diare pada kalangan bayi dan anak-anak.

"Apalagi saat musim kemarau, diare menjadi ancaman karena suhu panas yang ekstrem dapat menyebabkan bakteri berkembang biak lebih cepat, terutama pada makanan dan minuman yang tidak disimpan dengan baik," ujarnya.

Justeru itu, kata dia, harus dilakukan pencegahan dini dengan melakukan imunisasi rotavirus bagi anak usia dua tahun.

"Rotavirus merupakan jenis virus yang dapat menginfeksi saluran pencernaan, terutama lambung, usus halus, dan usus besar," ujarnya.

Infeksi virus ini dapat menimbulkan berbagai gangguan sistem pencernaan pada semua kalangan usia tetapi virus ini lebih sering terjadi pada anak usia dua tahun.

"Tim medis sejak sebulan terakhir sudah melakukan penyuntikan imunisasi rotavirus ini dan sebagai langkah pencegahan terkena penyakit diare berat," ujarnya.

Selain itu, kata dia, rotavirus yang keluar melalui feses penderita juga dapat mengkontaminasi makanan, minuman, serta benda-benda di sekitar dengan mudah.

"Jadi pentingnya menggunakan sabun antiseptik, untuk cuci tangan ketika keluar dari toilet atau fasilitas umum publik," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.