Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tingkatkan Kualitas SDM, Menag Tegaskan Peran Penting Keluarga dalam Bangun Peradaban

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 04:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Kualitas SDM, Menag Tegaskan Peran Penting Keluarga dalam Bangun Peradaban Doc: ANTARA/HO-PBNU
Ket. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dalam peluncuran Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bandung, Jumat (29/9/2023).

Jakarta - Tingkatkan kualitas SDM, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan peran penting keluarga sebagai unsur terkecil masyarakat dalam upaya membangun sebuah peradaban.

Menag menyampaikan hal itu saat menghadiri peluncuran Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Bandung, Jumat, demikian keterangan yang diterima di Jakarta, Sabtu malam.

"Jika ingin mengubah peradaban, mustahil jika tidak dimulai dari keluarga," kata Yaqut, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Nasional GKMNU.

Menurut Menag keberadaan GKMNU mengubah cara berorganisasi NU, yakni dengan melibatkan warga hingga akar rumput, termasuk keluarga.

"Jadi, pengurus harus mengurus warganya, bukan menjadi urusan warganya," ujarnya.

Menag berharap GKMNU menjadi sebuah gerakan yang mendatangkan banyak manfaat, tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga kepada warga NU baik secara ekonomi maupun politik.

Oleh karena itu, Yaqut meminta komitmen sekira 12 ribu hadirin untuk bergerak bersama di lapangan memberi makna kehadiran jamaah NU di tengah masyarakat di semua bidang.

"Kita harus lebih bermakna. Kita harus bekerja untuk jamaah danjam'iyahkita. Sanggup,ya?" katanya.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf menjelaskan GKMNU sebagai gerakan yang sudah dilakukan oleh para ulama. Hanya saja, gerakan kali ini sebagai amalan organisasi, bukan lagi pribadi.

"Ini kita lakukan sebagai amalan organisasi yang dulu dilakukan secara pribadi. Mari kita bawa organisasi ini menjadi ke arah pengasuhan, pengayoman, dan pendampingan masyarakat," ujar Yahya.

Turut hadir dalam acara tersebut yakni Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily, Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Kapolda Jawa Barat Akhmad Wiyagus, Rois Syuriah PWNU Jawa Barat KH Abun Bunyamin,Rois TanfidziyahPWNU Juhadi Muhammad, serta seluruh pengurus dan warga Nahdlatul Ulama se-Jawa Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.