Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Atasi Dampak Buruk Asap, Satgas Karhutla Palangka Raya Membagikan Masker kepada Pengguna Jalan

📅 Jumat, 29 Sep 2023, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Atasi Dampak Buruk Asap, Satgas Karhutla Palangka Raya Membagikan Masker kepada Pengguna Jalan Doc: ANTARA/HO-BPBD Kota Palangka Raya
Ket. Satgas Karhutla Palangka Raya bagian masker pada pengguna jalan di Palangka Raya, Kamis (28/9/2023).

Palangka Raya - Atasi dampak buruk asap, Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), membagikan masker kepada pengguna jalan raya sebagai antisipasi dampak kabut asap yang menyelimuti udara di kota setempat.

"Hari ini ada 4.000 masker dibagi kepada pengguna jalan raya. Pembagian ini kami lakukan di tiga lokasi berbeda," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan di BPBD Kota Palangka Raya Heri Pauzi, di Palangka Raya, Kamis.

Pembagian masker, lanjutnya, merupakan salah satu aksi Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman atau dampak karhutla.

"Memang beberapa hari terakhir, kondisi kualitas udara kita buruk dan berbahaya bagi kesehatan. Maka aksi ini untuk meminimalkan risiko dampak menghirup kabut asap bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan," katanya.

Tebalnya kabut asap yang menyelimuti Kota Palangka Raya terjadi karena kebakaran lahan gambut yang semakin marak. Pada Rabu (27/9) lalu BPBD setempat mencatat ada 14 lokasi yang terbakar.

"Sampai hari ini masih ada beberapa titik kebakaran yang belum berhasil dipadamkan. Ini karena selain lokasi yang sulit dijangkau, juga karena petugas mengalami kesulitan mencari sumber air karena area di sekitar lokasi yang juga mengering," kata Heri.

Dia pun meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah atau di luar ruangan, terutama bagi masyarakat yang berisiko tinggi. Jika pun keluar rumah harus menggunakan masker.

"Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan dengan alasan apapun serta turut mengawasi dan mengantisipasi kebakaran lahan di sekitar tempat tinggal atau lahan yang dimiliki," katanya.

Sementara itu data BPBD Kota Palangka Raya sejak awal tahun sampai Rabu (27/9/2023) tercatat 414 kejadian karhutla dengan luas lahan terbakar mencapai 274,45 hektare.

Kebakaran lahan itu tersebar di Kecamatan Jekan Raya dengan 226 kejadian, Kecamatan Pahandut 63 kejadian, Kecamatan Sebangau 120 kejadian, dan Kecamatan Bukit Batu lima kejadian. Sementara hanya Kecamatan Rakumpitmasih nihil kejadian karhutla.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.