Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Palangka Raya Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan Gambut

📅 Kamis, 28 Sep 2023, 16:34 WIB | Oleh:
Wali Kota Palangka Raya Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan Gambut Doc: ANTARA/HO-Prokom PKY
Ket. Pj Wali Kota Palangka Raya tinjau kebakaran lahan gambut di perbatasan dengan Kabupaten Pulang Pisau.

PALANGKA RAYA - Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Hera Nugrahayu bersama sejumlah pihak terkait meninjau kebakaran lahan gambut di Kelurahan Kameloh Baru, Kecamatan Sabangau yang merupakan wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Pulang Pisau.

"Pihak terkait agar segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalteng, karena area Karhutla ini terjadi diantara lintas wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pulang Pisau," kata Hera di sela pemantauan karhutla di Palangka Raya, Kamis.

Pihaknya juga meminta para petugas pemadam untuk terus menjaga kesehatan dan berhati-hati karena aktivitas pemadaman kebakaran lahan gambut memiliki risiko tinggi.

"Misalnya terhadap dampak menghirup asap bekas kebakaran, risiko tertusuk batang kayu yang terbakar atau pun risiko terperosok di lahan gambut yang telah terbakar," katanya.

Untuk itu, ia mengingatkan para petugas untuk selalu menggunakan peralatan pengaman saat melakukan pemadaman seperti masker yang memenuhi standar keselamatan dan keamanan serta menggunakan sepatu tahan panas.

Dalam upaya pemadaman kebakaran lahan gambut, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait mulai dari jajaran pemerintah kota, pemerintah provinsi hingga instansi vertikal, ujarnya.

"Saya juga minta seluruh pihak terkait melakukan mitigasi bencana dan upaya lain yang diperlukan agar karhutla tidak meluas ke area lain. Apalagi karhutla ini telah berdampak pada munculnya kabut asap pekat di wilayah udara Palangka Raya," katanya.

Sementara itu, saat ini petugas pemadam kebakaran dari unsur pemerintah, relawan dan tim serbu api terus melakukan pemadaman di beberapa lokasi berbeda di Kota Palangka Raya.

Diduga kuat, penyebab awal kebakaran tersebut karena adanya unsur kesengajaan dari masyarakat. Namun, guna memastikan dugaan itu, pihak berwajib yang berwenang melakukan penyelidikan.

Saat ini wilayah Kota Palangka Raya disebagian wilayah yang berkontur lahan gambut sangat rawan terbakar. Kondisi ini terjadi karena tidak adanya guyuran hujan di wilayah "Kota Cantik" pada beberapa pekan terakhir.
Keadaan ini berdampak pada keringnya lahan gambut sehingga sangat mudah terbakar jika terpicu api. Belum lagi, beberapa titik air sebagai sumber pemadaman kebakaran juga mengering dampak kemarau panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.