Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Panen Raya Cabai Rawit untuk Bantu Pengendalian Inflasi

📅 Rabu, 27 Sep 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Panen Raya Cabai Rawit untuk Bantu Pengendalian Inflasi Doc: ANTARA/Vera Lusiana
Ket. Acara kick off GNPIP di Bengkalis juga dihadiri oleh pejabat provinsi dan kabupaten setempat, serta instansi terkait lainnya. Namun, sebelum kick off GNPIP digelar, Gubernur Syamsuar dan Muhamad Nur melakukan penanaman dan panen cabai rawit di lahan Kelompok Tani Milenial, Bengkalis, Selasa (26/9/2023).

Bengkalis - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau melakukan penanaman dan panen raya cabai rawit di lahan Kelompok Tani Milenial dan meninjau operasi pasar murah dalam rangka memulai Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) di Kabupaten Bengkalis, Selasa.

Kepala BI Provinsi Riau Muhamad Nur mengatakan gerakan pengendalian inflasi ini tidak bisa berjalan sendiri butuh kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah pusat, BI dan kepala daerah hingga ke tingkat kecamatan.

"Karena kita menyadari pengendalian inflasi sangat penting dan Riau masih butuh dukungan suplay, beras,telur, cabai, gula pasir sehingga ketergantungannya masih tinggi dari daerah lain, mencermati ini pemerintah dan BI sudah melakukan kebijakan yang mendukung pemenuhan pangan, salah satunya pencanangan penanaman cabai di desa ini," kata M Nur.

Ia memaparkan kondisi inflasi Riau sejak kurun tahun 2022 yang cenderung tinggi hingga 2023 yang mulai turun dan bisa dikendalikan. Seperti Agustus 2023 Riau deflasi 0,08 persen sehingga secara kumulatif inflasi dari Januari hingga Agustus tahun 2023 sebesar 1,27 persen dan ini menggembirakan.

Namun jika dilihat ke belakang sambung dia, inflasi tahun 2022 inflasi Riau di atas 5 persen. Maka pemerintah berupaya keras mengendalikannya hingga tahun ini mulai melandai.

"Semoga tahun ini bisa dikendalikan sesuai target tahunan inflasi 3 plus minus 1 persen, jika perlu di bawah 3 persen," ungkap M Nur.

Ia mengatakan, dengan kegiatan GNPIP itu BI mengapresiasi yang setingginya atas dukungan Pemerintah Provinsi Riau, kabupaten/kota dalam rangka pengendalian inflasi. Dengan target inflasi 3 plus minus persen, maka pertumbuhan ekonomi Riau yang pada triwulan II tumbuh di atas 5 persen.

"Ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan meningkat karena ada selisih 2 Persen antara inflasi dan pertumbuhan," tegasnya.

Namun demikian M Nur mengingatkan masih ada yang perlu diantisipasi oleh Riau untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi hingga akhir tahun. Yakni Natal tahun baru dan ancaman elnino, lalu adanya target inflasi yang ditetapkan Presiden tahun 2024, 2 plus minus persen.

Gubernur Riau Syamsuar berharap besar dengan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan dapat mengubah perilaku masyarakat yang tadinya konsumtif menjadi produktif. Menurutnya, pada prinsipnya membangun lumbung pangan juga harus berpijak pada komitmen bersama.

"Dengan kata lain, setiap masyarakat diharapkan peran penting dalam pengembangan sektor pangan, terutama untuk daerahnya," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.