Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Pemilu 2024, Polda Bengkulu Gelar Simulasi Sistem Pengamanan

📅 Selasa, 26 Sep 2023, 16:40 WIB | Oleh:
Jelang Pemilu 2024, Polda Bengkulu Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Ket. Polda Bengkulu saat melakukan simulasi sistem pengamanan kota jelang Pemilu 2024.

KOTA BENGKULU - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu menggelar pelatihan sistem pengamanan kota (Sispamkota) guna menghadapi kontinjensi dan antisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah tersebut.Pelatihan simulasi tersebut dilakukan guna mematangkan kesiapan personil jika suatu saat terjadi tindakan anarkis atau konflik sosial yang menimbulkan kerusuhan dalam rangka pengamanan pemilihan presiden (Pilpres), pemilihan gubernur (Pilgub), pemilihan Wali Kota (Pilwakot) dan pemilihan anggota legislatif (Pileg) pada 2024.

"Berdasarkan evaluasi dan analisa terhadap gangguan kamtibmas yang berlatar belakang konflik sosial di Kota Bengkulu dalam beberapa tahun terakhir landai dan Kondusif. Namun kesiapan personil kepolisian dan pemangku kepentingan harus tetap maksimal, oleh sebab itulah untuk mengantisipasi hal tersebut kita gelar Sispamkota," kata Waka Polda Brigjen Pol Agus Salim di lapangan STQ Universitas Islam Indonesia (UIN) Fatmawati Soekarno Bengkulu, Selasa.

Ia menyebutkan, dengan adanya simulasi sistem pengamanan Kota tersebut dapat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas Polri khususnya di jajaran Polda Bengkulu.

Sebab, para anggota kepolisian dapat mengikuti kegiatan simulasi dengan sangat sungguh-sungguh sehingga dapat memahami dan mengimplementasikan nya pada pelaksanaan pengamanan Pemilu 2024.

Pada simulasi sispam kota tersebut, anggota kepolisian menunjukkan beberapa adegan pengamanan seperti penjagaan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) jika ada terjadi kericuhan.

Melakukan pengawalan terhadap VVIP yang dilakukan oleh personil Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit), melakukan pengamanan jika terjadi aksi demo baik dari pasangan calon ataupun dari masyarakat.

Kemudian melaksanakan simulasi dalam penjinakan bom (Jibom) yang dilakukan tim Gagana Polda Bengkulu, simulasi penangkapan dan pengejaran oleh anggota ketika ada beberapa orang yang berusaha menyandera pemilik toko imbas dari penjarahan akibat kericuhan.

Diketahui, kegiatan simulasi tersebut diikuti oleh TNI/Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Linmas, Satpam dan unsur-unsur lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.