Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Domestik Bisa Antisipasi Risiko Pemilu

📅 Selasa, 26 Sep 2023, 12:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi Domestik Bisa Antisipasi Risiko Pemilu Doc: ISTIMEWA
Ket. Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat Media Ga­thering Kementerian Keuang­an (Kemenkeu) di Puncak, Bo­gor, Jawa Barat, Senin (25/9).

BOGOR - Pemerintah perlu mengoptimalkan investasi domestik untuk mengantisipasi risiko jelang Pemilu 2024. Sebab, di tengah situasi rentan seperti jelang Pemilu, investor asing cenderung menahan diri untuk membenamkan modalnya.

"Dengan situasi menjelang Pemilu, kita bisa mengandalkan investor domestik agar mereka lebih optimistis lagi," kata Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede saat Media Gathering Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (25/9).

Josua merujuk pada situasi pandemi Covid-19. Ketika investasi asing turun secara signifikan, investasi domestik berperan sebagai penahan kinerja investasi. Hal itu menunjukkan investor domestik memiliki kemampuan untuk menjaga kinerja investasi di tengah situasi rentan.

Karena itu, sambung Josua, penting untuk pemerintah meyakinkan pelaku usaha dan investor domestik agar terus optimistis ke depannya. Lebih lanjut, Josua menyebutkan kebijakan yang dilakukan pemerintah telah mengarah pada upaya menjaga perekonomian agar tetap stabil, misalnya dengan kebijakan reformasi struktural melalui Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) hingga UU Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

"Itu sudah dilakukan. Jadi ke depan, bagaimana kita meyakinkan pelaku domestik bahwa APBN disusun dengan sangat strategis dan memiliki dampak nyata terhadap perekonomian, tidak hanya pelaku usaha tetapi juga masyarakat," ujar Josua.

Josua melihat optimisme investor domestik salah satunya tercermin pada kesepakatan sejumlah pelaku usaha properti untuk berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN). Contoh tersebut diharapkan bisa menjadi sinyal positif dari investor domestik sehingga dapat membatasi perlambatan dari investor asing menjelang Pemilu.

Perlambatan Sementara

Kendati demikian, Josua optimistis perlambatan investasi asing di Indonesia hanya akan terjadi sementara. Sebab, Indonesia memiliki kinerja perekonomian yang positif, sebagaimana kinerja Sovereign Credit Rating RI yang bertahan pada peringkat BBB dengan outlook stabil. Indonesia juga memiliki visi dan blueprint yang jelas untuk menjadi negara maju pada 2045.

"Jadi, harusnya itu menjadi daya tarik untuk investasi asing masuk lagi ke Indonesia," jelas Josua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ada Penambahan Diskotek Baru di Surabaya

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.