Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dul Jaelani dan Band-Nya Rilis Single Baru 'Penyihir'

📅 Senin, 25 Sep 2023, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dul Jaelani dan Band-Nya Rilis Single Baru 'Penyihir' Doc: ANTARA/Qodir Band
Ket. Qodir Band

Band bentukan Dul Jaelani, yaitu Qodir Band, merilis single keempatnya dari album Seribu Bulan berjudul Penyihir, mengisahkan fenomena elit global yang belakangan ini mengemuka di kanal-kanal media sosial.

Penyihir dikemas kental dengan format bernuansa rock yang liriknya merupakan hasil kontemplasi dari Dul Jaelani, anak bungsu musisi Ahmad Dhani dan mantan istrinya Maia Estianty.

"Soal lirik, Qodir mengambil diksi yang lugas saja. saya hanya melantunkan sebuah syair yang menggambarkan keresahan saya terhadap era yang sedang berjalan, dan mungkin juga keresahan banyak anak muda lainnya," ujar Dul Jaelani pada keterangan pers, Minggu (24/9).

Dul Jaelani menambahkan bahwa Penyihir adalah bentuk sarkasme terhadap elit global dunia.

Band rock yang digawangi Dul Jaelani, Muhammad Xaviar, Deriel Sudiro, dan Axel CB itu merilis Penyihir pada 22 September, untuk dimasukkan pada kantung album Seribu Bulan yang rilis tahun lalu.

Gitaris Muhammad Xaviar mengatakan genre rock yang menjadi jati Qodir, sengaja dipilih, selain karena kecintaan mereka terhadap genre musik tersebut, namun, juga menjadi langkah meramaikan kembali skena musik yang hampir ditinggalkan kebanyakan anak muda.

"Sepakat kami mengusung musik rock sebagai harga mati genre musiknya Qodir. Karena kami melihat musik rock hampir punah di era sekarang. Kami ingin meramaikan kembali skena musik funk, blues, psychedelic, rock and roll yang sudah hampir punah di industri musik era zilenial," kata Xaviar.

Dul yang juga menjadi produser musik dalam album Seribu Bulan menyebut lagu upbeat itu terinspirasi dari lagu Dance, Habibi dari grup musik Ali, yang merupakan proyek dari John Paul Patton, vokalis dari Kelompok Penerbang Roket.

Ide idealis Qodir memang ingin selalu mengedepankan genre musik rock. Walau mereka sadar bahwa hal itu tidak mudah dan melawan arus musik populer saat ini.

Kebanyakan inspirasinya datang dari band rock Amerika Nirvana, meski Qodir tetap ingin memiliki ciri khas sendiri.

"Kami semua memang penggemar berat Nirvana, tapi, kami tak mau melakukan apa yang telah Nirvana lakukan. Kami ingin melakukan sesuatu yang baru dengan menambahkan brass section pada lagu ini agar musiknya beda dan kaya," tutur Axel CB.

Lagu Penyihir kini sudah tersedia dan dapat dinikmati pendengar di berbagai layanan platform streaming musik digital. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Timnas Italia Bangkit, Takl...
Megapolitan
Jakarta Diprediksi Cerah Be...
Olahraga
Indonesia Imbang Lawan Mala...

Penataan dan Penertiban Kabel Utilitas di Jakarta

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan dan Penertiban Kab...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.