Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'E-Wallet' Jadi Metode Pembayaran Digital Favorit Gen Z

📅 Minggu, 24 Sep 2023, 17:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
'E-Wallet' Jadi Metode Pembayaran Digital Favorit Gen Z Doc: ANTARA/HO-Visa Indonesia
Ket. Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurrahman bersama narasumber lain saat gelar wicara Visa yang dipantau secara daring, di Jakarta, Jumat (22/9/2023).

JAKARTA - Riset yang dilakukan oleh Visa Indonesia menunjukkan dompet digital atau e-Wallet menjadi metode pembayaran digital yang paling banyak digunakan oleh generasi Z.

"Dilihat dari hasil studi Visa, metode pembayaran digital yang paling banyak digunakan oleh Gen Z di Indonesia adalah dompet digital atau e-Wallet 89 persen, disusul dengan kartu debit atau kredit 76 persen dan QR code 67 persen," kata Presiden Direktur Visa Indonesia Riko Abdurrahman saat gelar wicara Visa yang dipantau secara daring di Jakarta, Jumat (22/9).

Riset bertajuk Consumer Payment Attitudes Study 2022 dari Visa juga menunjukkan gen Z menjadi kelompok yang paling banyak menggunakan metode pembayaran non-tunai.

Sementara secara menyeluruh, 67 persen responden riset mengaku siap meninggalkan uang tunai.

Riset yang sama menunjukkan tingkat penggunaan uang tunai menurun dari 87 persen pada 2021 menjadi 84 persen pada 2022.

In-app payment melesat dari 45 persen pada 2021 menjadi 80 persen pada 2022, disusul QR payment yang naik dari 50 persen pada 2021 menjadi 62 persen pada 2022.

Melihat tren tersebut, Visa terus mengembangkan teknologi pembayaran digital, salah satunya teknologi contactless yang sudah marak digunakan di dunia. Visa mencatat adopsi pembayaran kartu contactless di lebih dari 20 negara telah mencapai lebih dari 90 persen dari semua transaksi tatap muka Visa.

Riko menyebut tingginya adopsi pembayaran contactless disebabkan teknologi pembayaran contactless memungkinkan pengalaman transaksi dan pembayaran yang cepat, mudah, aman, efisien, dan higienis.

Visa juga telah menerapkan teknologi contactless di Indonesia. Menurut studi Visa, 1 dari 3 konsumen Indonesia pernah menggunakan contactless card, terutama milenial dan Gen X, serta segmen affluent. Minat untuk menggunakan kartu contactless dari non-pengguna mencapai 84 persen.

"Visa berkomitmen untuk mendukung Indonesia dalam digitalisasi pembayaran dan keuangan, sehingga kita bisa segera menjadi cashless society sesuai dengan arahan pemerintah Indonesia," kata Riko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.