Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Penanganan Kebakaran, Pemkot Semarang Masih Tunggu 'Water Bombing' dari Solo

24 Sabtu, 23 Sep 2023, 00:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Percepat Penanganan Kebakaran, Pemkot Semarang Masih Tunggu 'Water Bombing' dari Solo Percepat Penanganan Kebakaran, Pemkot Semarang Masih Tunggu 'Water Bombing' dari Solo Doc: ANTARA/Zuhdiar Laeis
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat meninjau lokasi kebakaran di kawasan TPA Jatibarang, Semarang, Jumat (22/9/2023).

Semarang - Percepat penanganan kebakaran, Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, masih menunggu kedatangan "water bombing" yang masih berada di Solo untuk menuntaskan proses pendinginan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang pascakebakaran.

"Kami memang sekarang masih menunggu 'water bombing' yang sekarang ini masih ada di Solo. Karena di sana sekarang masih proses pemadaman (TPA Putri Cempo)," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, di Semarang, Jumat.

Hal tersebut disampaikan Ita, sapaan akrab Hevearita, di sela tinjauan ke lokasi kebakaran susulan di kawasan TPA Jatibarang yang kali ini menghanguskan deretan kandang sapi dan menewaskan tiga anak sapi.

Menurut dia, proses pemadaman di TPA Jatibarang masih dalam tahap pendinginan karena dimungkinkan masih ada bara api di tumpukan sampah bagian bawah, mengingat adanya kandungan gas metana.

"Kami sudah koordinasi dengan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jateng, apakah masih butuh 'water bombing'? Kami tetap membutuhkan," tegasnya.

Apalagi, kata dia, tumpukan sampah yang bekas terbakar memiliki ketinggian hingga puluhan meter dengan kandungan gas metana sehingga memungkinkan masih adanya titik-titik api di lapisan bawah.

"Karena seperti yang dilihat (pemadaman dengan bom air) di TPA Putri Cempo efektif sekali, ya. Tadinya masih membara, begitu dengan 'water bombing' sudah bisa selesai," katanya.

Karena itu, Ita berharap proses pemadaman di TPA Putri Cempo segera tuntas sehingga "water bombing" melalui sarana helikopter itu bisa berganti menangani pemadaman di TPA Jatibarang.

Sebelumnya, kebakaran melanda kawasan TPA Jatibarang, Kota Semarang, pada Senin (18/9) siang dan baru memasuki proses pendinginan pada Selasa (19/9) lalu sekitar pukul 04.00 WIB.

Setidaknya ada luasan dua zona yang terbakar di TPA Jatibarang mencapai lima hektare. Masing-masing zona, satu yang merupakan bekas TPA sampah yang sudah tidak digunakan lagi dan zona bekas pabrik pupuk yang berada di bawahnya.

Sampai saat ini, bekas kebakaran sampah di TPA Jatibarang masih dalam proses pendinginan yang diperkirakan akan memerlukan waktu sepekan hingga benar-benar tuntas.

Melalui penandatananan penetapan status tanggap darurat, Wali Kota Semarang juga sudah mengajukan bantuan pemadaman menggunakan bom air, sebagaimana halnya digunakan di TPA Putri Cempo dan Gunung Bromo.

Sementara itu, persentase kebakaran di TPA Putri Cempo tinggal tersisa 20-30 persen dengan pemadaman "water bombing", yakni guguran bom air yang sudah berlangsung selama beberapa hari.

Saat malam hari, pemadaman manual lewat penyemprotan melalui jalur darat tetap dilakukan sebagai upaya pendukung, dengan metode suntik atau injeksi untuk lebih memaksimalkan pemadaman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage

UNDP Desak Percepatan Investasi Hijau

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
UNDP Desak Percepatan Inves...

Lisa Blackpink Rilis Video Musik “Tarantino”

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Lisa Blackpink Rilis Video ...
Luar Negeri
Tiongkok Tetapkan Status Si...

NASA: El Nino 2026 Mirip Peristiwa 1997

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
NASA: El Nino 2026 Mirip Pe...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.