Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Berita Gembira, BMKG Prakirakan Kalbar Memasuki Awal Musim Hujan Oktober 2023

📅 Sabtu, 23 Sep 2023, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Berita Gembira, BMKG Prakirakan Kalbar Memasuki Awal Musim Hujan Oktober 2023 Doc: ANTARA/Najib
Ket. Pertemuan BMKG bersama media di Kalbar.

Pontianak - Berita gembira, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Provinsi Kalimantan Barat secara umum memasuki musim hujan awal Oktober 2023.

"Meskipun saat ini sebagian wilayah sudah ada yang hujan, namun secara umum awal Oktober 2023 memasuki musim hujan," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat, Luhur Tri Uji Prayitno di Pontianak, Jumat.

Ia mengatakan terdapat 15 zona musim (ZOM) yang ada di Kalbar dan terbagi menjadi empat tipe ada monsunal1, monsunal2, ekuatorial1, dan ekuatorial2 yang memiliki tipe satu musim dan mempunyai dua tipe musim yaitu kemarau dan hujan.

Menurutnya prakiraan awal musim hujan 2023/2024 di Kalbar pada Oktober lll terdapat tiga ZoM 351, 355, 363 kemudian pada November terdapat satu ZoM 350.

"Untuk wilayah prakiraan awal musim hujan pada Oktober lll pada ZOM 351, 355, 363 berada di Kabupaten Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Melawi kemudian pada November l pada ZOM 350 berada di Kabupaten Ketapang,"kata dia.

Ia mengatakan perbandingan awal musim mundur lebih lambat dari normalnya sebanyak empat pada ZOM 350, 351, 355, 363 berada di Kabupaten Ketapang, Kayong Utara, Kubu Raya, dan Melawi.

Sedangkan prakiraan sifat musim hujan umumnya berada pada kondisi bawah normal pada ZOM 351, 353, 354, 355, 362, 363 berada di Kabupaten Kayong utara, Ketapang, Kubu Raya, Melawi, Bengkayang, Landak, Mempawah, Pontianak, Sambas, Singkawang, dan Sanggau.

Kemudian untuk puncak musim hujan diperkirakan umumnya terjadi pada Desember 2023, namun terdapat beberapa ZOM yang mengalami puncak hujan lebih cepat pada November 2023 pada ZOM 352, 362, 364 berada di Kabupaten Bengkayang, Landak, Sambas, Sanggau, Kubu Raya, Mempawah, Pontianak, Singkawang.

"Dampak El Nino pada Agustus sudah kering kemudian ada La Nina yang bisa mengimbangi karena curah hujan banyak," kata dia.

Ia menjelaskan fenomena iklim terhadap La Nina maupun El Nino ternyata di Kalbar tetap ada kebakaran titik panas dan puncaknya pada Juli, Agustus dan September.

"El Nino sangat berdampak pada sektor pertanian dan perkebunan dapat menyebabkan kerugian karena banyaknya air sehingga menyebabkan banjir dapat membuat tanaman akan mati dan harus menanamnya Kembali. Kami berharap masyarakat dapat menghadapi resiko bencana musim hujan yang akan terjadi pada November hingga Desember 2023," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.