Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Lepas Ekspor Perdana Minyak Jelantah 'Tertelusur' ke AS

📅 Jumat, 22 Sep 2023, 12:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenperin Lepas Ekspor Perdana Minyak Jelantah 'Tertelusur' ke AS Doc: istimewa
Ket. Pelepasan ekspor perdana minyak jelantah tertelusur di Jakarta, Kamis (21/9).

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung pengelolaan minyak jelantah dengan memastikan ketertelusuran asal-usul (point of origin traceability). Pasalnya, minyak jelantah yang digunakan untuk bahan baku industri green fuel haruslah betul-betul berasal dari titik produksi minyak jelantah, bukan berasal dari campuran minyak segar, minyak lain, maupun dari sumber yang ilegal.

"Minyak jelantah yang mempunyai ketertelusuran asal usul (point-of-origin traceability) sangat diminati oleh industri green fuel dan menjadi standar baru penerimaan minyak jelantah di Uni Eropa dan Amerika Serikat," ujar Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika saat melepas ekspor perdana minyak jelantah tertelusur di Jakarta, Kamis (21/9).

Putu menjelaskan, green fuel yang dihasilkan dari minyak jelantah yang tertelusur (well-traceable) mempunyai net carbon emission index sangat rendah sebagai hasil implementasi prinsip ekonomi sirkular, yaitu from waste to energy.

"Ekspor minyak jelantah merupakan solusi sementara atas permasalahan limbah pangan dalam negeri sehingga terhindar dari pencampuran dengan minyak pangan yang dapat merugikan kesehatan masyarakat. Di sisi lain, kami terus mendukung pengembangan industri green fuel di Indonesia, sehingga bahan baku minyak jelantah dapat diserap dan dimanfaatkan di dalam negeri," tegas Putu.

Pada pelaksanaan Hannover Messe 2023, Asosiasi Eksportir Minyak Jelantah Indonesia (AEMJI) memperkenalkan Sistem Informasi Minyak Jelantah (SIMIJEL) yang dikembangkan bersama salah satu perusahaan teknologi informasi asli Indonesia. SIMIJEL merupakan platform digital berbasis data geotag location untuk menjamin ketertelusuran atas rantai pasok pengumpulan minyak jelantah yang memungkinkan untuk disinkronisasikan dengan platform digital dari pihak buyer ekspor minyak jelantah.

Putu menyampaikan, implementasi SIMIJEL dalam perekaman data rantai pasok minyak jelantah sangat relevan dengan program digitalisasi proses produksi dan rantai pasok pada sektor industri agro sesuai Peta Jalan Making Indonesia 4.0.

Bersamaan dengan peluncuran ekspor perdana minyak jelantah tertelusur, Dirjen Industri Agro juga meresmikan proses integrasi data antarplatform digital SIMIJEL dengan VERIFLUX yang memungkinkan pertukaran basis data point of origin antara eksportir dan buyer minyak jelantah berlangsung lancar dan selaras.

VERIFLUX merupakan perusahaan asal Houston, Amerika Serikat yang merupakan penyedia platform teknologi informasi untuk mengelola basis data rantai pasok kompleks, termasuk reverse logistic minyak jelantah di beberapa negara bagian Amerika Serikat.

"Operasional VERIFLUX didukung oleh United States Environmental Protection Agency (US EPA) dalam rangka menjamin ketertelusuran minyak jelantah dan penggunaannya hanya sebagai bahan baku industri green fuel dan tidak disalahgunakan pada kegiatan food recycling," tambah Putu.

Menurutnya, kemitraan antara SIMIJEL dengan VERIFLUX dalam integrasi platform digital ini akan memperkuat akses pasar komoditas minyak jelantah dari Indonesia. Di sisi lain, akses data ketertelusuran secara langsung dari perusahaan eksportir anggota AEMJI tetap terjaga hanya kepada industri di Amerika Utara yang terautentifikasi sebagai pengguna langsung bahan baku tersebut.

Kemenperin mendukung penuh langkah AEMJI dalam mengembangkan platform digital SIMIJEL untuk meningkatkan keberterimaan komoditas minyak jelantah pada negara tujuan ekspor. "Kami juga berharap implementasi SIMIJEL akan meluas ke perusahaan pengumpul minyak jelantah lainnya, sehingga menambah nilai dari minyak jelantah dari Indonesia dengan berbasis data platform digital. Selain itu kami juga berharap SIMIJEL dapat menjadi ikon pelaksanaan advanced logistic berbasis platform digital dalam skala lokal, regional, dan global," ungkap Putu.

Ketua AEMJI Setiady Goenawan berterima kasih atas dukungan Kemenperin dalam penciptaan platform SIMIJEL. "Kami sangat berterima kasih kepada Kemenperin yang telah mendukung AEMJI, sehingga kami lebih percaya diri mengembangkan sistem informasi ketertelusuran asal usul minyak jelantah yang merupakan 100% karya anak bangsa," ungkapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.