Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wajib Ditiru, BKKBN Tunjuk Kalurahan Sidoluhur Jadi Percontohan Penurunan Stunting

📅 Rabu, 20 Sep 2023, 00:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wajib Ditiru, BKKBN Tunjuk Kalurahan Sidoluhur Jadi Percontohan Penurunan Stunting Doc: ANTARA/HO-Bagian Prokopim Setda Sleman
Ket. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dan Kepala Dinas P3AP2KB Sleman Wildan Solichin mendampingi Lurah Sidoluhur Hernawan Zudanto yang menyampaikan paparan pada Webinar "Praktik Baik Desa/Kalurahan Bebas Stunting (De’Best) di 1000 HPK" yang diselenggarakan BKKBN, Selasa (19/9/2023).

Sleman - Wajib ditiru, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjuk Pemerintah Kalurahan Sidoluhur, Godean, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu narasumber dalam webinar "Praktik Baik Desa/Kalurahan Bebas Stunting (De'Best) di 1000 HPK", Selasa.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Sleman Wildan Solichin mendampingi Lurah Sidoluhur Hernawan Zudanto yang menyampaikan paparan di Kantor Kalurahan Sidoluhur.

Danang menyampaikan dukungan dan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kalurahan Sidoluhur bersama TPPS Kalurahan dalam upaya percepatan penanggulangan stunting.

Menurut dia, kesuksesan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara seluruh pihak, mulai dari pembuat kebijakan hingga pendamping di lapangan mampu menurunkan angka stunting secara signifikan di Kalurahan Sidoluhur.

"Pravelensi stunting berdasarkan e-PPGBM di Kabupaten Sleman pada 2022 sebesar 6,88 persen, sedangkan pada 2023 turun di angka 6,3 persen," katanya.

Ia mengatakan, meski mengalami penurunan, Pemkab Sleman terus menyusun target untuk selanjutnya menekan prevalensi stunting di Kabupaten Sleman melalui intervensi yang spesifik.

"Pemkab Sleman berkomitmen untuk menangani stunting secara serius, masif, integratif, dan kolaboratif, karena bagi kami stunting merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kualitas SDM ke depan dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya.

Lurah Sidoluhur Hernawan Zudanto mengatakan bahwa penurunan prevalensi stunting Kalurahan Sidoluhur di tahun 2023 sebesar 1,87 persen. Angka ini terus mengalami penurunan jika dilihat dari tiga tahun sebelumnya. Pada 2020 tercatat sebesar 21,50 persen, 2021 sebesar 15,04 persen, dan pada 2022 sebesar 8,68 persen.

"Sebagai wujud komitmen, kami juga melahirkan beberapa inovasi di antaranya pada bidang perencanaan dan penganggaran kegiatan, perubahan perilaku, ketahanan pangan, pelayanan kesehatan dan sosial, pemantauan dan pendampingan terhadap keluarga beresiko, dan inovasi lainnya," katanya.

Ia mengatakan, selain itu, Pemerintah Kalurahan Sidoluhur juga menekan angka stunting dengan berbagai aksi jemput bola seperti, kunjungan rumah oleh petugas kepada balita yang belum mendapat imunisasi lengkap, pemantauan grup WhatsApp orangtua balita, pemberian tablet menambah darah, penyuluhan gizi bagi ibu hamil dan lain sebagainya.

Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN Irma Ardiana menerangkan, kriteria pemilihan kalurahan/desa sebagai lokus praktik baik adalah penurunan stunting yang signifikan, dengan status pravalensi terakhir setidaknya mencapai lima persen. Selain itu juga memiliki dukungan anggaran yang tercantum dalam dokumen perencanaan program dan anggaran kalurahan/desa.

"Tentunya juga memiliki inovasi untuk menjawab permasalahan terkait penurunan stunting di kalurahan/desa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.