Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hilirisasi Peluang Besar bagi Sektor Keuangan

📅 Rabu, 20 Sep 2023, 06:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Hilirisasi Peluang Besar bagi Sektor Keuangan Doc: istimewa

JAKARTA - Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara membeberkan empat area bisnis yang perlu difokuskan oleh para pelaku industri keuangan guna memperkuat sektor keuangan Indonesia ke depan. Keempat area itu meliputi kesehatan, hilirisasi, digitalisasi, dan ekonomi hijau.

Suahasil menjelaskan Covid-19 menjadi suatu periode yang menunjukkan bidang kesehatan dapat menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal itu tercermin dari posisi Indonesia sebagai salah satu promotor program Pandemic Fund sebagai konsep pembiayaan baru.

Adapun Pandemic Fund merupakan pendanaan yang digunakan untuk pencegahan, kesiapsiagaan dan respons menghadapi pandemi berikutnya.

Kemudian Undang-Undang Kesehatan juga dinilai memberikan ruang perbaikan baru sekaligus ruang bagi dunia usaha. Karena itu, Suahasil berharap sektor keuangan dapat berfokus pada bisnis kesehatan mengingat potensi yang dimiliki.

"Sektor kesehatan dapat menjadi sumber pertumbuhan (ekonomi), faktanya kita juga telah mengeluarkan Undang-Undang Kesehatan yang baru, saya yakin sektor keuangan kita harus mempertimbangkan hal ini dengan sangat hati-hati dan melihat ruang bisnis di sektor kesehatan," ujar Suahasil dalam "Indonesia Financial Group International Conference 2023" di Jakarta, Selasa (19/9).

Terkait, hilirisasi, saat ini Indonesia tengah berkomitmen terhadap pengolahan sumber daya alam (SDA) untuk meningkatkan nilai ekspor. Menurut Suahasil, industri hilirisasi akan menjadi lanskap ekonomi baru bagi Indonesia sehingga pelaku industri keuangan perlu mempelajari serta memanfaatkan peluangnya.

Tingkatkan Inklusivitas

Berkenaan dengan digitalisasi, Suahazsil menilai bidang tersebut mampu menjadi tantangan sekaligus peluang bagi sektor keuangan. Pasalnya, dengan berfokus pada aspek digital dalam suatu bisnis, maka industri keuangan akan turut berkontribusi untuk meningkatkan inklusivitas ekonomi hingga nilai ekonomi digital Indonesia.

Terakhir, Suahasil menilai ekonomi hijau ke depan mendefinisikan bisnis baru di Indonesia dan juga dunia. Saat ini, pemerintah tengah menyempurnakan mekanisme transisi energi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

OJK Perketat Transparansi Pinjaman Online

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK Perketat Transparansi P...
Nasional
436 Prajurit TNI AU Resmi j...
Daerah
Buron Kasus Pembunuhan Suha...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.