Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UE Berpotensi Alami Ketergantungan Baterai Lithium dari Tiongkok

24 Selasa, 19 Sep 2023, 01:33 WIB | Oleh:
UE Berpotensi Alami Ketergantungan Baterai Lithium dari Tiongkok UE Berpotensi Alami Ketergantungan Baterai Lithium dari Tiongkok Doc: AFP/ CHINA OUT
Ket. Seorang pekerja merapikan baterai mobil di pabrik Xinwangda Electric Vehicle Battery Co. Ltd, di Nanjing, Provinsi Jiangsu, Tiongkok. UE bisa alami ketergantungan pada Tiongkok untuk baterai litium-ion dan sel bahan bakar pada 2030.

MADRID - Uni Eropa (UE) bisa alami ketergantungan pada Tiongkok untuk baterai litium-ion dan sel bahan bakar pada 2030 seperti ketergantungan terhadap Russia untuk energi pada masa sebelum perang di Ukraina.

Sebuah kajian yang disiapkan para pemimpin Uni Eropa menyatakan hal itu dapat terjadi, kecuali negara-negara blok tersebut mengambil sejumlah langkah yang tegas.

Dokumen tersebut, yang diperoleh Reuters, akan menjadi dasar diskusi mengenai keamanan ekonomi Eropa pada pertemuan para pemimpin Uni Eropa di Granada, Spanyol pada 5 Oktober.

Khawatir dengan meningkatnya ketegasan global dan beban ekonomi Tiongkok, para pemimpin negara akan membahas usulan Komisi Eropa untuk mengurangi risiko Eropa menjadi terlalu bergantung pada Tiongkok dan perlunya melakukan diversifikasi ke Afrika dan Amerika Latin.

Seperti dikutip dari Antara, makalah tersebut mengatakan karena sifat sumber energi terbarukan seperti tenaga surya atau angin yang bersifat tidak menentu, Eropa memerlukan cara untuk menyimpan energi guna mencapai target emisi karbon dioksida nol bersih pada 2050.

"Hal ini akan meroketkan permintaan kita terhadap baterai litium-ion, sel bahan bakar, dan elektroliser, yang diperkirakan akan meningkat antara 10 dan 30 kali lipat dalam beberapa tahun mendatang," tulis kajian yang disiapkan oleh kepresidenan Uni Eropa di Spanyol.

Kendaraan Listrik

Meskipun Uni Eropa memiliki posisi yang kuat dalam tahap perantara dan perakitan pembuatan elektroliser, dengan lebih dari 50 persen pangsa pasar global, Uni Eropa sangat bergantung pada Tiongkok untuk sel bahan bakar dan baterai lithium-ion yang penting untuk kendaraan listrik.

"Tanpa menerapkan langkah-langkah yang kuat, ekosistem energi Eropa bisa memiliki ketergantungan pada Tiongkok pada 2030 dengan sifat yang berbeda, namun dengan tingkat keparahan yang sama, dibandingkan dengan Russia sebelum invasi ke Ukraina," katanya.

Menurut Komisi Eropa pada 2021, setahun sebelum invasi Russia ke Ukraina, Uni Eropa mengambil lebih dari 40 persen total konsumsi gas, 27 persen impor minyak, dan 46 persen impor batu bara dari Russia.

Mengakhiri sebagian besar pembelian energi dari Russia ternyata menyebabkan guncangan harga energi di Uni Eropa dan lonjakan inflasi konsumen, sehingga memaksa Bank Sentral Eropa menaikkan suku bunga secara tajam serta menghambat pertumbuhan ekonomi.

Baterai lithium-ion dan sel bahan bakar bukan satu-satunya bidang yang rentan di Uni Eropa, kata kajian kepresidenan Spanyol.

"Skenario serupa bisa terjadi di bidang teknologi digital. Perkiraan menunjukkan permintaan perangkat digital, seperti sensor, drone, server data, peralatan penyimpanan, dan jaringan transmisi data akan meningkat tajam dalam dekade ini."

"Uni Eropa memiliki posisi yang relatif kuat dalam bidang-bidang tersebut, tetapi mereka menunjukkan kelemahan yang signifikan dalam bidang-bidang lain," lanjutnya.

Pada 2030, ketergantungan terhadap faktor asing ini dapat secara serius menghambat peningkatan produktivitas yang sangat dibutuhkan oleh industri dan sektor jasa Eropa dan dapat menghambat modernisasi sistem pertanian yang penting untuk mengatasi perubahan iklim, katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.