Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gencarkan Operasi Pasar di Palangka Raya untuk Cegah Inflasi

📅 Selasa, 19 Sep 2023, 00:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gencarkan Operasi Pasar di Palangka Raya untuk Cegah Inflasi Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya, Aratuni D Jaban mengunjungi lokasi operasi pasar di Palangka Raya.

Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah terus menggencarkan operasi pasar pangan murah mencegah inflasi dan mempertahankan daya beli masyarakat.

"Saat ini Pemkot Palangka Raya terus berupaya untuk mengendalikan dan menjaga inflasi, salah satunya dengan mengadakan operasi pasar murah di beberapa lokasi," kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palangka Raya, Aratuni D Jaban di Palangka Raya, Senin.

Dia mengungkapkan, salah satu kegiatan itu seperti yang baru saja digelar Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) di Kelurahan Bukit Tunggal.

"Tepatnya di jalan Danau Parupuk I Kota Palangka Raya, dengan menyalurkan 500 paket sembako. Operasi pasar ini juga bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga di pasar," kata Aratuni.

Sementara itu Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Fajar Bakti mengatakan operasi pasar ini akan terus dilaksanakan baik untuk menghadapi hari besar keagamaan maupun memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Rumah Tangga Miskin (RTM).

"Dalam operasi pasar kali ini kami menyediakan 500 paket sembako terdiri dari 5 kg beras, 2 kg gula pasir dan 2 liter minyak goreng yang dapat dibeli dengan harga Rp100 ribu per paket. Harga semula Rp150 ribu per paket, jadi ada subsidi Rp50 ribu dari Pemko," katanya.

Dia mengatakan, syarat untuk mendapatkan paket sembako murah ini dengan menggunakan kupon yang sebelumnya telah dibagikan kepada warga dan dikoordinir kelurahan setempat serta melampirkan fotokopi identitas diri.

Sekretaris DPKUKMP Kota Palangka Raya, Hadriansyah menambahkan, pihaknya juga terus melakukan pengawasan terhadap sejumlah ketersediaan komoditas di pasaran.

"Sejauh ini ketersediaan bahan pokok sampai akhir 2023/2024 masih aman dan masyarakat tidak perlu khawatir," katanya.

Pihaknya juga akan menindak tegas jika ada oknum yang terbukti melakukan penimbunan serta permainan harga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.