Armand Duplantis Pecahkan Rekor Dunia Tujuh Kali

Selasa, 19 Sep 2023, 07:15 WIB

EUGENE - Juara dunia lompat galah dan Olimpiade, Armand Duplantis, memperbaiki rekor dunia atas namanya sendiri dengan lompatan 6,23 m di final atletik bergengsi Diamond League. Di perlombaan lain yang berlangsung Senin (18/9) Gudaf Tsegay memecahkan rekor dunia lari 5.000 m putri.

Duplantis menambahkan satu sentimeter ke rekor dunia 6,22m yang ditorehkan di Prancis bulan Februari lalu. Dia kini telah mencetak rekor dunia sebanyak tujuh kali. Lima dari rekor tersebut dibuat di dalam ruangan. Dua rekor dunia luar ruangan dicatatkannya di Hayward Field, Eugene, Oregon, Amerika Serikat. Di sini tempat dia memenangkan gelar dunia tahun lalu.

Ket. Foto: Duplantis berkompetisi I Armand Duplantis dari Swedia berkompetisi dalam kontes Lompat Galah Putra dalam pertemuan atletik Liga Berlian IAAF di Stadion King Baudouin, Brussel, beberapa waktu lalu. — Sumber: JOHN THYS / AFP

Duplantis mempertahankan gelar dunianya di Budapest bulan lalu dengan lompatan setinggi 6,10 m dan mencatatkan 6,12 m di Ostrava bulan Juni. Dia gagal dalam serangkaian percobaan untuk lompatan setinggi 6,23 m sejak Februari, termasuk di Brussels akhir pekan lalu. Namun Duplantis mengatakan lapangan yang relatif kecil di final lebih kondusif untuk memecahkan rekor. "Saya pikir jauh lebih mudah untuk memecahkan rekor dunia kali ini," ujarnya.

Duplantis telah mengamankan kemenangan dengan lompatan setinggi 6,02 m. Itu menjadi yang ke-73 dalam karirnya mampu melompat lebih dari enam meter. "Saya hanya mencoba melompat lebih tinggi," ujar Duplantis, yang yakin bisa terus meningkatkan rekornya. "Batasnya sangat tinggi, dan saya berharap bisa terus melompat dengan baik dan terus melompat lebih tinggi dari kali ini," sambungnya.

Sedangkan Tsegay dari Ethiopia mengejutkan penonton dengan kemenangan spektakulernya di nomor lari 5.000 m dengan catatan waktu 14 menit 00,21 detik. Juara dunia lari 10.000 m itu mengukir rekor baru dengan unggul hampir lima detik dari rekor lari 5.000 m sebelumnya dengan catatan waktu 14:05.20, yang dibuat oleh pelari Kenya, Faith Kipyegon, di Paris 9 Juni lalu.

Beatrice Chebet dari Kenya berada di urutan kedua setelah Tsegay dengan catatan waktu 14:05.92. "Fokus saya memecahkan rekor dunia," ujar Tsegay. Dia memenangkan gelar dunia lari 5.000 m tahun 2022 di Eugene. Dia kecewa dengan finis di urutan ke-13 dalam ajang Kejuaraan Dunia Atletik di Budapest yang membuatnya penasaran untuk menang.

Shericka Jackson tidak mampu memecahkan rekor dunia lari 200 m milik Florence Griffith-Joyner yang berusia 35 tahun. Namun catatan waktu 21,57 detik yang ditorehkan atlet Jamaika itu cukup untuk membuatnya meraih dua gelar setelah kemenangannya di nomor 100 m hari Sabtu lalu. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.