Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Kekeringan Mendapat Bantuan

📅 Senin, 18 Sep 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korban Kekeringan Mendapat Bantuan Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Penyerahan bantuan secara simbolis dari gabungan perangkat daerah kepada perwakilan warga terdampak bencana kekeringan di Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (16/9).

BEKASI - Warga Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi yang terdampak kekeringan menerima bantuan. Bantuan tersebut hasil kerja sama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Koordinator Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bekasi, Encep Suprihatin Jaya, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa 6.000 liter air bersih yang diangkut menggunakan satu truk tangki air, air kemasan siap minum, serta tempat penampungan air.

"Kami telah menyalurkan 63 dus air mineral siap minum, 126 galon air bersih yang harus dimasak terlebih dahulu, serta 10 jeriken air. Kemudian, satu tempat penampungan air berkapasitas 2.500 liter dari kawasan industri," katanya di Bekasi, Sabtu.

Encep menjelaskan pendistribusian bantuan air bersih dan logistik ini dilaksanakan bersama perangkat daerah lain yang ditunjuk sebagai petugas pendamping sebagaimana instruksi Bupati Bekasi, Dani Ramdan. "Kita kerja gotong royong agar hasilnya maksimal dalam membantu warga yang sedang kesulitan di masa musim kemarau ini," ujar Encep.

Beberapa OPD tersebut adalah Dinas Pertanian, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, PKK Kecamatan Pebayuran, serta pengelola MM2100 Industrial Town MMID. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi itu mengatakan akan terus bersinergi dengan instansi lintas sektor untuk mendistribusikan bantuan secara berkelanjutan demi meringankan beban warga terdampak bencana kekeringan.

"Nanti akan kami kelola terus sampai akhir masa tanggap darurat bencana dan menginventarisir kebutuhan pokoknya. Pekan sebelumnya juga sudah kita salurkan. Pekan depan kita juga turun lagi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.