Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi RI ke Mancanegara Turun pada Triwulan II-2023

📅 Senin, 18 Sep 2023, 14:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Investasi RI ke Mancanegara Turun pada Triwulan II-2023 Doc: Istimewa.
Ket. Kantor pusat Bank Indonesia.

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengatakan posisi investasi internasional (PII) Indonesia pada triwulan II-2023 mencatat kewajiban neto 253,3 miliar dollar AS, menurun dibandingkan dengan kewajiban neto pada akhir triwulan I-2023 sebesar 254 miliar dollar AS.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (18/9), menuturkan penurunan kewajiban neto tersebut berasal dari penurunan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN).

Posisi KFLN Indonesia pada akhir triwulan II-2023 turun 0,6 persen jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya (quarter to quarter/ qtq) menjadi 716 miliar dollar AS dari 720,1 miliar dollar AS pada akhir triwulan I-2023.

"Posisi KFLN Indonesia menurun seiring dengan penurunan utang luar negeri di tengah surplus investasi langsung yang berlanjut," ujarnya.

Penurunan tersebut terutama berasal dari posisi kewajiban investasi portofolio dan investasi lain sejalan dengan pembayaran surat utang dan pinjaman luar negeri yang jatuh tempo.

Sementara itu, posisi kewajiban investasi langsung meningkat sebagai cerminan optimisme investor terhadap prospek ekonomi domestik yang tetap terjaga di tengah peningkatan kondisi ketidakpastian keuangan global.

Perkembangan posisi KFLN juga dipengaruhi oleh penurunan nilai instrumen keuangan domestik sejalan dengan penurunan harga saham dan penguatan nilai tukar dollar AS terhadap mayoritas mata uang global, termasuk rupiah.

Posisi AFLN Indonesia menurun dipengaruhi oleh transaksi cadangan devisa sejalan dengan kebutuhan valas untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi likuiditas valas perbankan.

Posisi AFLN akhir triwulan II-2023 tercatat sebesar 462,7 miliar dollar AS, turun 0,7 persen (qtq) dari 466,1 miliar dollar AS pada akhir triwulan sebelumnya.

Penurunan Devisa

Penurunan itu terutama disebabkan oleh penurunan posisi aset cadangan devisa yang dipengaruhi oleh kebutuhan pembayaran utang luar negeri pemerintah dan antisipasi kebutuhan likuiditas valas perbankan sejalan dengan meningkatnya aktivitas perekonomian. Sementara itu, posisi aset investasi langsung, investasi portofolio, dan investasi lainnya meningkat.

Menurut Erwin, penurunan posisi AFLN juga dipengaruhi oleh penurunan harga aset dan penguatan nilai tukar dollar AS terhadap beberapa mata uang negara penempatan aset.

BI memandang perkembangan PII Indonesia pada triwulan II-2023 tetap terjaga sehingga mendukung ketahanan eksternal, yang tercermin dari rasio kewajiban neto PII Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada triwulan II-2023 yang berada di kisaran 18,7 persen, lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya sebesar 19 persen.

Selain itu, struktur kewajiban PII Indonesia juga didominasi oleh instrumen berjangka panjang (94,2 persen) terutama dalam bentuk investasi langsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.