Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kulon Progo Akan Bangun Tempat Lelang Ikan Berbasis Wisata

📅 Minggu, 17 Sep 2023, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kulon Progo Akan Bangun Tempat Lelang Ikan Berbasis Wisata Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Kulon Progo
Ket. Nelayan Kulon Progo mengikuti lomba produktivitas nelayan di TPI Pantai Congot.

KULON PROGO - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, membangun Tempat Pelelangan Ikan yang higienis, ekonomis, bersih, aman dan tertib (TPI HEBAT) dengan bangunan yang berciri khas budaya dan berbasis wisata.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Trenggono di Kulon Progo, Minggu (17/9), mengatakan program TPI HEBAT dimulai pada tahun ini di Pantai Congot, Jangkaran.

"TPI HEBAT mempunyai fungsi sebagai tempat pelelangan ikan, tempat pemasaran ikan, tempat pengolahan ikan, kuliner ikan, tempat ibadah, sarana olahraga dan tempat pertemuan nelayan dalam satu kawasan yang berupa bangunan jawa berbentuk joglo dan limasan serta berbasis wisata, karena mampu mendukung destinasi wisata dan diharapkan dapat meningkatkan jumlah wisatawan," kata Trenggono.

Ia mengatakan TPI merupakan salah satu sarana pokok dalam kegiatan pasca penangkapan ikan di laut. Ikan hasil tangkapan dapat dijual dalam satu lokasi yang sama, dengan harga yang lebih kompetitif.

Kabupaten Kulon Progo sendiri sesuai dengan SK Bupati Kulon Progo Nomor 32 Tahun 2008 telah menetapkan empat lokasi TPI, yaitu TPI Congot, TPI Karangwuni, TPI Bugel, dan TPI Trisik.

Namun kondisi Tempat Pelelangan Ikan yang ada di Kabupaten Kulon Progo masih terlihat kumuh, dan rusak karena usia maupun terkena abrasi pantai.

"Untuk itu, kami mengembangkan TPI HEBAT," katanya.

Trenggono mengatakan program besar Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulon Progo yaitu Gerakan Membangun dengan Semangat Gotong Royong (Gerbang Segoro), terdapat kegiatan TPI HEBAT sebagai salah satu kegiatan pokok untuk meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan.

"DKP Kulon Progo juga siap memfasilitasi sarana penangkapan ikan, sarana pengawasan sumber daya perikanan, sarana budidaya ikan maupun sarana pengolah dan pemasaran ikan," katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kulon Progo Akhid Nuryati berpesan kepada masyarakat nelayan dan kelompok pengolah dan pemasar untuk bersiap dalam Pengelolaan TPI HEBAT, apalagi bangunannya terdapat di tempat wisata, maka pengelolaannya juga harus hebat, dengan salah satu kunci adalah memperhatikan tentang kebersihan lokasi. Jangan lagi terlihat kumuh, kotor dan bau.

"Masyarakat harus siap berbenah, ekonomi tetap bergerak, walaupun gelombang tinggi, dengan peningkatan kapasitas nelayan seperti keterampilan perbengkelan motor PMT, ketrampilan menambal atau laminasi perahu," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.