Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mengagetkan, Motif Anak Kandung yang Aniaya Orang Tua

📅 Selasa, 12 Sep 2023, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan, Motif Anak Kandung yang Aniaya Orang Tua Doc: ANTARA/Aditya Rohman
Ket. Tersangka A (28) warga Kampung Badakputih, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jabar, usai menganiaya ayah kandungnya. Di samping tersangka juga terlihat korban yang tengah terbaring.

Sukabumi - Mengagetkan, Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi mengungkap kasus penganiayaan yang dilakukan oleh anak kandung terhadap orang tuanya (ayah) di Kampung Badakputih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang terjadi pada Ahad (10/9).

"Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Sukabumi motif tersangka A (28) menganiaya Abud (65) yang merupakan ayahnya karena kesal sering diminta untuk bekerja atau mencari penghasilan," kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede di Sukabumi pada Senin.

Menurut Maruly, tersangka yang diduga tersinggung oleh ucapan ayahnya itu karena sering diminta untuk mencari kerja dan tidak hanya diam di rumah dan menjadi beban keluarga, akhirnya A mengambil sebilah golok yang kemudian langsung dilayangkan ke tubuh ayahnya.

Aksi anak durhaka itu dilakukan di rumahnya di RT 04/09, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu. Warga yang melihat kejadian itu mencoba membantu Abud yang sudah tidak berdaya karena luka berat akibat dianiaya oleh anaknya sendiri.

Tidak hanya itu, tersangka pun mengancam warga yang hendak melerai dengan cara mengacung-acungkan golok. Tidak berselang lama personel dari Polsek Palabuhanratu dan Satreskrim Polres Sukabumi tiba di lokasi dan langsung melakukan penangkapan terhadap pemuda pengangguran itu.

"Kami masih mengembangkan kasus ini, namun untuk motif utamanya di mana A tidak mau menuruti perintah dari ayahnya yang memintanya untuk mencari kerja yang kemudian gelap mata dan akhirnya menganiaya ayahnya yang sudah membesarkan tersangka," katanya.

Sementara, Kapolsek Palabuhanratu Kompol Mangapul Simangunsong mengatakan kejadian ini karena pelaku tidak menerima ketika dimarahi oleh ayahnya karena tidak bekerja dan hanya diam di rumah saja.

Untuk saat ini korban masih mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dan tersangka sudah ditahan di rumah tahanan Mapolres Sukabumi untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Nasional
SKK Migas Umumkan Kurangi E...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.