Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Bengkulu: Dilarang Keras Buka Lahan Pertanian dengan Cara Membakar

📅 Selasa, 12 Sep 2023, 16:52 WIB | Oleh:
Gubernur Bengkulu: Dilarang Keras Buka Lahan Pertanian dengan Cara Membakar Doc: ANTARA/Boyke Ledy Watra
Ket. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

BENGKULU - Gubernur Bengkulu menegaskan pada seluruh pihak agar tidak membuka lahan baru atau membersihkan lahan pertanian dan perkebunan dengan cara membakar di saat musim kemarau ini."Dilarang keras, ini bentuknya pidana, karena membuka lahan dengan cara membakar dalam situasi sekarang saat membahayakan," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Bengkulu, Selasa.Dia menyatakan tindakan membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar menjadi salah satu dari dua faktor penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam kondisi kekeringan saat ini."Jadi potensi itu sebenarnya dua itu saat ini, pertama, biasanya karena masyarakat dalam rangka membuka lahan pembersihan lahan dengan cara membakar, ini betul-betul tidak diperbolehkan dalam skala apapun," kata dia.Kemudian yang kedua lanjut Rohidin, kebakaran hutan dan lahan juga disebabkan oleh kelalaian masyarakat dalam membuang sumber api."Hati-hati, sekali lagi membuang sumber api sembarangan bisa menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Jadi kemarin di kawasan Pantai Panjang, itu setelah kami cek hanya karena puntung rokok dibuang sembarangan dilempar pengendara dalam situasi angin kencang kemudian rumput di situ sudah kering ini menjadi kebakaran," ucapnya.Gubernur Bengkulu mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap potensi kebakaran, apalagi rumput-rumput saat musim kemarau ini sudah mulai mengering dan mudah sekali disambar api."Kepada masyarakat tolong betul-betul, kehati-hatian yang tinggi karena kemarau ini sudah cukup terik, kemudian rumput-rumput sudah mulai sebagian kering, jadi jangan betul membuang sumber api sembarangan," ujarnya.Provinsi Bengkulu termasuk daerah yang berpotensi menjadi titik-titik api kebakaran hutan dan lahan sebab sebagian wilayah Bengkulu merupakan lahan gambut.Bengkulu juga merupakan salah satu provinsi yang usaha masyarakat dan investasinya didominasi oleh sektor perkebunan. Jenis perkebunan di Provinsi Bengkulu diantaranya perkebunan kelapa sawit, karet, kopi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Ilmuwan Ungkap Gletser Swis...
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.