Dampak El Nino, Produksi Garam di Lombok Tengah Membaik
Sabtu, 09 Sep 2023, 09:33 WIBLOMBOK TENGAH - Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, produksi garam pada musim kemarau atau dampak El Nino 2023 meningkat bisa mencapai 20 ribu ton per tahun bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Produksi garam 2022 mencapai 15 ribu ton, namun dampak El Nino 2023 ini bisa mencapai 20 ribu ton," kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Tengah, Muhamad Kamrin di Praya, Jumat (8/9).
Ia mengatakan, produksi garam 2022 memang menurun, karena musim kemarau tidak terlalu panjang atau musim hujan terlalu panjang. Berbeda dengan musim kemarau 2023 ini cuaca panas sangat mendukung para petani budidaya garam di Lombok Tengah.
Produksi budidaya garam memang sangat tergantung sama cuaca panas, sehingga produksi petani garam bisa meningkat apabila musim kemarau terjadi cukup panjang dan sebaliknya jika musim kemarau terlalu pendek produksi garam tentunya tidak banyak.
"Luas tambak budidaya garam di Lombok Tengah ini mencapai 54 hektar yang ada di Kecamatan Praya Timur dan Kecamatan Pujut," katanya.
Ia mengatakan, lahan budidaya garam di Lombok Tengah memang sangat terbatas, sehingga pada musim hujan para petani garam melakukan budidaya ikan atau udang di lokasi tambang garam tersebut.
"Ketika musim panas, baru mereka melakukan budidaya garam. Kalau musim hujan mereka budidaya ikan," katanya.
Selain itu, harga garam di Lombok Tengah saat ini cukup menguntungkan para petani garam Rp9 ribu per kilogram. Garam yang dihasilkan petani di Lombok Tengah saat ini banyak digunakan untuk industri, sehingga para petani garam sebelum panen telah ditunggu pembeli.
"Harga garam juga naik sekarang Rp9 ribu per kilogram dari harga sebelumnya Rp5 ribu per kilogram," katanya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Sawah 120 Hektar di Jatim Terancam Kekeringan, Menteri PU Turunkan 13 Pompa Darurat!
-
El Nino Suburkan "Janda Pirang" pada Bawang Merah, Ini Antisipasi Kementan Kendalikan OPT
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
-
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa
-
Dinas Tanaman Pangan Kalbar: Dampak El Nino Sebabkan Satu Musim Tanam Padi Hilang
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.