Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNGGP Tingkatkan Pengawasan dan Respons Cepat Informasi Pendaki

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 16:50 WIB | Oleh:
TNGGP Tingkatkan Pengawasan dan Respons Cepat Informasi Pendaki Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Pintu pendakian Gunung Gede Pangrango melalui Kebun Raya Cibodas, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR -- Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Cianjur, Jawa Barat, meningkatkan pengawasan dan pemantauan serta melakukan respons cepat ketika mendapat laporan adanya pendaki yang membutuhkan bantuan karena kecelakaan atau cedera saat melakukan pendakian.

Kepala Bidang Pendakian Taman Nasional 1 TNGGP Cianjur, Lana Sari saat dihubungi, Jumat, mengatakan pihaknya akan memberikan respons cepat ketika laporan dari pendaki terkait berbagai informasi yang masuk melalui call center TNGGP atau melalui petugas taman nasional.

"Beberapa waktu lalu kami mendapat keluhan adanya pendaki yang tidak mendapat bantuan dari petugas atau pengelola TNGGP karena mengalami cedera saat melakukan pendakian sehingga evakuasi dilakukan secara mandiri," katanya.

Lana menduga pendaki yang mengalami cedera itu, tidak menghubungi call center atau petugas taman nasional, melainkan kerangerdi tempat penampungan ataubasecampsehingga informasi nya tidak sampai ke pengelola dan petugas.

"Rangerataubasecampbukan petugas taman nasional, sehingga kami menampik kalau pendaki yang membutuhkan pertolongan sudah menghubungi petugas atau pengelola taman nasional," katanya.

Bahkan pihaknya tidak menerima laporan adanya permintaan evakuasi terhadap seorang pendaki asal Kabupaten Purwakarta itu, setelah ditelusuri identitas pendaki tersebut diduga tidak sesuai atau berbeda dengan diaplikasi pendaftaran online.

"Kami meminta pendaki mengikuti aturan yang berlaku termasuk mendaftar dengan nama sesuai di KTP dan bisa segera melapor ke call center atau petugas resmi jika memang memerlukan bantuan, apalagi untuk evakuasi," katanya.

Pihaknya menegaskan bagi calon pendaki yang hendak melakukan pendakian ke Gunung Gede Pangrango, melakukan pendaftaran secara online melalui aplikasi Simaksi karena pendaftaran langsung tidak dilayani guna mengantisipasi membludak nya pendaki.

"Kami juga meminta pendaki untuk menyimpan nomor call center TNGGP untuk mempermudah mendapatkan penanganan dari petugas ketika membutuhkan bantuan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

55 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.