Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Otorita IKN Sebut Malaysia Berpartisipasi Bangun IKN

📅 Jumat, 08 Sep 2023, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Otorita IKN Sebut Malaysia Berpartisipasi Bangun IKN Doc: istimewa
Ket. IKN Nusantara

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara mengungkapkan sejauh ini terdapat 19 letter of intent (LoI) dari Malaysia untuk berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. "Sudah ada 19 letter of intent dari Malaysia dan beberapa diantaranya sudah melakukan studi kelayakan untuk membangun hunian," ujar Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono dalam keterangannya di Jakarta, kemarin.

Agung juga berharap perusahaan-perusahaan dari Brunei dapat menyusul ke IKN Nusantara dengan potensinya untuk industri halal.

IKN dibangun dengan menggunakan konsep tri-city economy yang terdiri dari IKN, Balikpapan, dan Samarinda. Melalui kesempatan ini, maka IKN akan berkembang menjadi tri-country connectivity yang terdiri dari Indonesia, Brunei Darussalam, dan Malaysia dengan Sabah dan Sarawak.

Sebelumnya, Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono menghadiri Borneo Business Roundtable 2023 di Jakarta pada Selasa (5/9).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian acara Asean Business Advisory Council yang mempertemukan para pemangku kepentingan untuk membahas strategi perdagangan intra-Kalimantan dalam rangka mendorong kolaborasi, konektivitas, dan integrasi ekonomi di Pulau Kalimantan guna menarik investasi asing langsung.

Agung menyampaikan bahwa terdapat tiga hal penting dari pertemuan hari ini. Pertama, merupakan sebuah kehormatan IKN dapat hadir dalam Borneo Business Roundtable sebagai ibukota pertama dalam sejarah dunia yang pindah ke antarpulau.

Kedua, IKN sebagai ibukota baru turut mendukung Pulau Kalimantan sebagai paru-paru dunia melalui konsep sustainable smart forest city untuk ikut menjaga iklim dunia.

Ketiga, Agung sangat berterima kasih pada kesempatan yang diberikan oleh Asean-BAC. Melalui kesempatan ini, saudara-saudara di Borneo, baik itu dari Malaysia maupun Brunei sudah mulai datang untuk berinvestasi di IKN. "Jadi inilah esensi dari Borneo Business Roundtable, bagaimana IKN menjadi bagian dari tri-city economy dan tri-country connectivity sebagai kota dunia, kota untuk semua," katanya.

Sementara itu, Ketua Asean Business Advisory Council (Asean-BAC) Arsjad Rasjid menyatakan bahwa Borneo Business Roundtable sudah mencapai suatu kesepakatan bernama Borneo Economic Community.

Komunitas ini lahir dari kesepakatan bersama untuk melihat kekuatan yang ada di Pulau Kalimantan. Bagaimana Kalimantan sebagai pulau terbesar di Asia dan terbesar ketiga di dunia bisa bersatu dari segi ekonomi dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menjadi epicentrum of growth.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Basuki Hadimuljono menyampaikan sejumlah peluang kerja sama pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara kepada delegasi Jepang.

"Terdapat sejumlah pekerjaan yang baik untuk dilakukan kerja sama antara Indonesia dan Jepang, salah satunya yakni proyek pembangunan Bendungan Batu Lepek untuk mendukung kapasitas Bendungan Sepaku Semoi dalam menyediakan air baku di IKN," ujar Basuki di Jakarta, Rabu.

Saat ini Kementerian PUPR sudah membangun Bendungan Sepaku Semoi untuk IKN dengan kapasitas 2.000 liter/detik, namun hanya mencukupi sampai di tahun 2030 berdasarkan rencana pengembangan IKN. Proyek Bendungan Batu Lepek merupakan bendungan lebih besar di IKN yang berkapasitas 8.000 liter/detik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
PLN Libatkan 26 UMKM pada P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.