Cegah Kelaparan, Kemensos Prioritaskan Bangun Lumbung Sosial di Wilayah 3T
Jumat, 08 Sep 2023, 00:39 WIBJakarta - Cegah kelaparan, Kementerian Sosial (Kemensos) memprioritaskan pembangunan lumbung sosial untuk menjangkau daerah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar), guna menghadapi potensi bencana yang semakin kompleks di Indonesia.
"Kami prioritaskan wilayah-wilayah khususnya di daerah pulau-pulau terluar," kata Pelaksana tugas Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Direktorat Jendral Perlindungan dan Jaminan Sosial Adrianus Alla di Jakarta, Kamis.
Adrianus mengatakan pembangunan lumbung sosial diprioritaskan untuk pulau-pulau terluar dan terpencil. Pembangunan akan melibatkan Kampung Siaga Bencana (KSB).
Selain itu Adrianus mengatakan fungsi dari pembangunan lumbung sosial sendiri guna mitigasi dan kesiapsiagaan prabencana. Aktivasinya juga mempertimbangkan risiko potensi bencana secara umum di wilayah tersebut.
"Hal lain yang kami lakukan adalah melakukan mapping berdasarkan hasil analisa laporan lapangan terkait wilayah lain yang terdampak, tetapi di wilayah tersebut belum ada lumbung sosial. Ini akan didorong untuk pendirian dan pengisian kembali," kata Adrianus.
Adrianus menjabarkan wilayah-wilayah tersebut seperti Pulau Enggano, pulau-pulau di Kalimantan Utara seperti Pulau Sebatik dan Nunukan, termasuk Kepulauan Mentawai, Nias, Tanimbar dan Maluku Barat Daya.
Diharapkan pembangunan lumbung sosial tersebut dapat mempercepat pengiriman kebutuhan logistik kebutuhan dasar para korban bencana dengan cepat, kata Adrianus.
Kemensos telah memiliki 532 lumbung sosial yang tersebar di 28 provinsi serta 159 kabupaten/kota di 590 kecamatan dari Sabang sampai Merauke.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Novo Nordisk dan Anthropic Jalin Kemitraan Strategis untuk Percepat Penemuan Obat Berbasis AI
-
Bukan Sekadar Hobi, Lomba Lari Jalanan Kini Jadi Mesin Ekonomi Baru dan Angkat Industri Olahraga Tanah Air
-
Pemerintah Kabupaten Jember Menetapkan Lima Bangunan Bersejarah Jadi Cagar Budaya
-
Cek Fakta: Harga BBM Nonsubsidi Pertamina Dipastikan Tetap per 21 September 2026, Pertamax Masih Rp15.950
-
Somalia Makin Lapar, Krisis Pangan Diprediksi Makin Parah
-
QRIS Bukan Cuma Alat Bayar, Kini Diusulkan Jadi Basis Pembiayaan UMKM
-
Festival Bahari Pulau Seribu angkat Kearifan Lokal jadi Potensi Ekonomi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.