Bangladesh Akan Bahas Pembangkit Nuklir dengan Rusia

Jumat, 08 Sep 2023, 08:44 WIB

DHAKA - Bangladesh akan mengupayakan penyelesaian pembangkit listrik tenaga nuklir yang sedang dibangun Moskow di negara Asia Selatan tersebut pada kunjungan pertama menteri luar negeri Rusia ke Dhaka, kata pejabat pemerintah Bangladesh.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov tiba di Dhaka pada Kamis (7/9) menjelang KTT G20 di New Delhi, dalam sebuah langkah yang dipandang sebagai bagian dari upaya Moskow untuk menarik sekutu di Asia menyusul sanksi Barat setelah invasi mereka ke Ukraina.

Kunjungan ini adalah yang pertama kali dilakukan seorang menteri luar negeri Rusia ke Bangladesh sejak negara itu merdeka pada 1971.

"Semua masalah bilateral, termasuk pangan dan energi, akan dibahas dalam kunjungan tersebut, namun fokusnya akan tetap pada penyelesaian tepat waktu pembangkit listrik tenaga nuklir," kata seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Bangladesh, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena menyatakan tidak berwenang berbicara kepada media.

Pembangunan pabrik tersebut tertunda karena pembatasan selama dua tahun yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 dan sanksi terkait perang.

Pada Desember tahun lalu, karena sanksi AS terhadap Moskow, Bangladesh menolak masuk kapal Rusia yang membawa peralatan untuk pembangkit listrik tenaga nuklir.

Baik Rusia maupun negara-negara Barat mencari dukungan dari Bangladesh, yang selama ini enggan memihak dalam perang di Ukraina meskipun negara tersebut sedang berjuang dengan tingginya biaya impor bahan bakar dan pangan.

Presiden Prancis Emmanuel Macron juga akan mengunjungi Dhaka pekan depan setelah menghadiri pertemuan G20, yang bertujuan untuk memperdalam hubungan dengan negara yang mengalami pertumbuhan ekonomi pesat tersebut.

Lavrov akan mengadakan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Bangladesh Abdul Momen pada Kamis malam serta mengunjungi Perdana Menteri Sheikh Hasina pada Jumat sebelum berangkat ke New Delhi untuk menghadiri KTT G20, kata pejabat pemerintah.

Momen dan Lavrov diperkirakan akan menyelenggarakan konferensi pers setelah pertemuan mereka.

Dhaka telah meminta Moskow untuk memastikan mereka menggunakan kapal yang tidak diberi sanksi untuk mengirimkan peralatan ke pabrik tersebut.

Bangladesh sedang membangun pembangkit listrik tenaga nuklir pertama dari dua pembangkit listrik tenaga nuklir bekerja sama dengan perusahaan atom milik negara Rusia Rosatom dalam proyek senilai 12,65 miliar dolar AS (Rp193,85 triliun), 90 persen di antaranya dibiayai melalui pinjaman Rusia yang dapat dibayar dalam waktu 28 tahun dengan masa tenggang 10 tahun.

Unit pertama pembangkit listrik tersebut, dengan total kapasitas pembangkitan sebesar 2.400 megawatt, dijadwalkan mulai beroperasi pada Juli tahun depan, tetapi menghadapi kemunduran dalam pembayaran pinjaman.

"Pembangkit listrik ini akan menjadi tonggak sejarah untuk meringankan krisis listrik," kata pejabat tersebut.

Kunjungan ini juga dinilai penting di tengah meningkatnya kritik terhadap pemerintahan otoriter Perdana Menteri Hasina dari Amerika Serikat dan Uni Eropa, kata pejabat pemerintah lainnya.

Sebelumnya pada Juli, Kementerian Luar Negeri Rusia menanggapi hal itu dengan menyebut tuntutan Barat terhadap pemilu yang bebas dan adil di Bangladesh sebagai neo-kolonialisme.


Ket. Foto: PLTN Rooppur yang merupakan pembangkit listrik tenaga nuklir pertama di Bangladesh terlihat sedang dibangun di Ishwardi upazila, Distrik Pabna, di tepi sungai Padma, sebelah barat Dhaka, 14 Februari 2023. — Sumber: USNews/Reuters/Mohammad Ponir Hossain

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Besaran Gaji, Pekerja Indonesia Cari Rasa Dihargai di Tempat Kerja

Virtus Technology Indonesia Resmi Jadi Master Distributor DJI Enterprise di Indonesia

Produk Bernilai Tambah Tinggi Asal Cilegon Tembus Kanada, Kemendag: Bukti Industri RI Makin Kuat

Trafik Uplink Melampaui Downlink, Pola Penggunaan Jaringan Digital Mulai Berubah

Info Loker! Job Fair Pemkab Magelang 2026 Tersedia 3.717 Lowongan

Shin Ye Eun Ajak Masyarakat Indonesia Rasakan Kehangatan Hunian Pintar Berbasis K-Wellness

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Babak Gugur Piala Dunia 2026 Mulai Terbentuk, Enam Negara Amankan Tiket 32 Besar, Empat Tersingkir

Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Ini Deretan Pemain yang Memperebutkan dari Messi, Mbappe, hingga Haaland, Siapa yang Layak?

Tiga Pejabat Tinggi Pratama Setjen MPR RI Dilantik, Siti Fauziah Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Kinerja Lembaga

Peternak Sapi Perah Indonesia Raih Kenaikan Produksi Susu Berkat Transfer Teknologi AS

DFSK E5 Plus Resmi Buka Pre-Booking di Indonesia, Konsumen Berpeluang Dapat Benefit Rp60 Juta.

Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Lowongan

Pertama di Indonesia, Whitesky Group dan SkyDrive Hadirkan Mockup eVTOL 1:1

1.151 KM Jalan Daerah Dilebarkan dari 3 Jadi 8 Meter, Dana Rp5,41 T Digelontorkan

Iming-iming Gaji Tinggi! Wamen P2MI dan Australia Bahas Ancaman Penipuan Pekerja Migran

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.