Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualitas Udara Menurun, Siswa Diminta Pakai Masker saat ke Sekolah

📅 Kamis, 07 Sep 2023, 00:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kualitas Udara Menurun, Siswa Diminta Pakai Masker saat ke Sekolah Doc: ANTARA/Adi Wibowo
Ket. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan (kiri) berfoto bersama saat menghadiri kegiatan, beberapa waktu lalu.

Palangka Raya - Kualitas udara menurun. Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya mengingatkan para siswa di daerah itu selalu menggunakan masker saat ke sekolah maupun di lingkungan sekolah agar tetap sehat karena kualitas udara mengalami penurunan, dampak kebakaran hutan dan lahan.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu, menyampaikan pentingnya antisipasi gangguan kesehatan terhadap para siswa saat kegiatan belajar mengajar karena daerah setempat sedang mengalami penurunan kualitas udara, dampak karhutla.

"Dinas Pendidikan sendiri sudah mengeluarkan surat edaran terkait satuan pendidikan saat beraktivitas menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar sekolah. Bahkan apel pagi dan senam di setiap sekolah ditiadakan sampai situasi kembali normal seperti biasanya dengan tujuan demi kesehatan peserta didik," kata dia.

Selain satuan pendidikan yang mengingatkan kepada peserta didik agar tidak terpapar asap karhutla, Dinas Pendidikan setempat juga meminta kepada para orang tua untuk memperhatikan terkait dengan hal tersebut.

"Jangan sampai ada peserta didik yang mengalami gangguan pernafasan akibat asap karhutla tersebut menjadi korban. Alangkah baiknya para orang tua murid juga memperhatikan kondisi seperti sekarang ini, demi kesehatan bersama," katanya.

Ia mengharapkan dampak karhutlasegara berakhir sehingga aktivitas belajar mengajar di sekolah kembali normal.

Ia juga memintapara orang tua dan satuan pendidikan untuk selalu memantau kondisi kualitas udara di Kota Palangka Raya.

"Satuan pendidikan bisa men-'download' (unduh)aplikasi ISPUnet yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, red.). Apa yang disampaikan sudah ditekankan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Langkah ini terus diingatkan agar tidak terjadi dampak yang berkelanjutan," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.