Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Karhutla, BMKG Ingatkan Masyarakat NTT Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 17:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Karhutla, BMKG Ingatkan Masyarakat NTT Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan Doc: ANTARA/Dokumentasi Pribadi
Ket. Arsip - Upaya pemadaman api di Bukit Sylvia Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (22/8/2022).

Labuan Bajo - Antisipasi karhutla, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai ancaman kebakaran hutan dan lahan sejak 5 September hingga 11 September 2023.

"Waspadai potensi angin kencang yang dapat menyebabkan meluasnya kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang Agung Sudiono Abadi dari Kupang, Rabu.

Ia menjelaskan hal tersebut terjadi karena wilayah NTT masih berada pada periode musim kemarau. Pada musim kemarau, adanya potensi angin kencang yang juga dapat membuat lahan kering lebih mudah terbakar.

Untuk itu, Agung berpesan agar masyarakat NTT berhati-hati dalam melakukan aktivitas atau tindakan yang berkaitan dengan membakar lahan, baik untuk pembukaan ladang baru maupun pembakaran sampah.

Dia menyarankan masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap lahan yang dibakar untuk kepentingan tertentu.

"Jangan bakar sampah sembarangan dan membuang puntung rokok yang belum padam," ucapnya.

Menanggapi informasi peringatan tentang potensi kebakaran hutan dan lahan, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lembata Andris Koban mengatakan langkah kesiapsiagaan yang dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran.

Ia mengatakan apabila terjadi kebakaran hutan, lahan, dan rumah penduduk, para kepala desa atau lurah melakukan komunikasi dan koordinasi berjenjang secepat mungkin atau 1 x 24 jam.

Pemerintah daerah setempat juga menginstruksikan kepala desa atau lurah untuk mengaktifkan tim atau kelompok siaga bencana agar selalu siap siaga terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Masyarakat, pengguna kendaraan bermotor, sopir, atau para penumpang diminta untuk melindungi hutan dan lahan dengan tidak membakar secara sembarang atau membuang puntung rokok, khususnya di padang kering," ucap Andris.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.