Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Seribuan Hektare Kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan Sulut terbakar

📅 Senin, 04 Sep 2023, 16:11 WIB | Oleh:
Seribuan Hektare Kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan Sulut terbakar Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupaten Minahasa Tenggara
Ket. Personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara bersama para pihak terus memadamkan api yang melahap kawasan hutan lindung Gunung Soputan. Diperkirakan sudah seribuan hektare yang terbakar.

MANADO -- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara memperkirakan seribuan hektare kawasan Hutan Lindung Gunung Soputan habis terbakar.

"Hingga sekarang ini belum terkonfirmasi apa yang menjadi penyebab kebakaran kawasan hutan lindung tersebut," kata Kepala Bidang Kadaruratan dan Logistik, Dontry Wongkaren di Manado, Minggu.

Dia menyebutkan, kebakaran kawasan hutan tersebut terjadi sejak hari Jumat (1/9), hanya saja kobaran api berhasil dipadamkan oleh aparat pemerintah desa dan kecamatan dibantu oleh masyarakat sekitar.

Namun api kembali muncul di hari Sabtu (2/9) dan masih terus berkobar hingga hari ini.

Api, kata dia, bahkan terjadi di beberapa titik dan semakin meluas karena embusan angin yang bertiup cukup kencang di kawasan tersebut.

"Hingga malam ini upaya pemadaman api masih terus dilakukan oleh para pemangku kepentingan terkait serta masyarakat sekitar Desa Silian, Kecamatan Silian Raya," ujarnya.

Dontry memberikan apresiasi atas dukungan semua pihak dalam penanggulangan kebakaran hutan lindung hingga hari ini.

Beberapa pemangku kepentingan yang berpartisipasi aktif di antaranya BPBD Kabupaten Mitra, BPBD Provinsi Sulawesi Utara dan tim, jajaran Satpol PP, Polhut, Manggala Agni, dinas sosial, Tagana serta pemerintah daerah sekitar, seperti Pemkab Minahasa.

"Kami berharap warga tidak melakukan aktivitas di kaki hutan lindung Gunung Soputan, karena dapat membahayakan keselamatan jiwa," ajaknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

53 menit yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

56 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1 jam lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.