Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkembangan Terbaru, Kemlu: Tak Ada Agenda Khusus Bahas Laut Tiongkok Selatan dalam SOM

📅 Senin, 04 Sep 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkembangan Terbaru, Kemlu: Tak Ada Agenda Khusus Bahas Laut Tiongkok Selatan dalam SOM Doc: ANTARA/Cindy Frishanti
Ket. Direktur Kerja Sama Asean Sidharto R. Suryodipuro (kiri) dan Direktur Informasi dan Media Kementerian Luar Negeri Hartyo Harkomoyo dalam konferensi pers Pertemuan Pejabat Senior (SOM) Asean di Jakarta, Minggu (3/9/2023).

Jakarta - Perkembangan terbaru, Direktur Kerja Sama Asean Kementerian Luar Negeri Sidharto R. Suryodipuro menyatakan tidak ada agenda khusus membahas Laut Tiongkok Selatan dalam Pertemuan Pejabat Senior (SOM) Asean.

"Tidak ada agenda khusus tentang Laut Tiongkok Selatan, tetapi Indonesia sebagai ketua, kita memahami bahwa ada anggota Asean yang akan mengangkatnya pada tingkat yang lebih tinggi," kata Sidharto dalam konferensi pers Pertemuan Pejabat Senior (SOM) Asean di Jakarta, Minggu.

Sidharto mengatakan ada beberapa negara anggota Asean menyebut isuLaut Tiongkok Selatan secara terpisah dari pembahasan pertemuan SOM.

"Yang pasti di SOM tidak membahas formulasi dari kesepakatan Asean menanggapi perkembangan terbaru ini. Jadi ini satu hal yang layak diikuti terus," kata Sidharto.

Menurut dia, pembahasan Laut Tiongkok Selatan bisa saja terjadi dalam forum Asean pada tingkat menteri luar negeri dan tingkat tinggi.

"Jadi ini suatu hal yang harus dipantau terus, bukan tidak mungkin beliau-beliau (menteri luar negeri dan pemimpin tingkat tinggi) akan menyampaikan pernyataan kepada media," tutup Sidharto.

Sebelumnya, Komunike Bersama Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean ke-56 (56th AMM) menekankan pentingnya menjaga dan mempromosikan suasana kondusif untuk negosiasi Pedoman Tata Perilaku (Code of Conduct/CoC) di Laut Tiongkok Selatan.

Mereka juga menyambut langkah-langkah praktis yang dapat mengurangi ketegangan dan risiko kecelakaan, kesalahpahaman, dan salah perhitungan di kawasan tersebut.

Asean juga menegaskan pentingnya menjaga dan mempromosikan perdamaian, keamanan, stabilitas, keselamatan, dan kebebasan navigasi di dalam dan di atas Laut Tiongkok Selatan dan mengakui manfaat Laut Tiongkok Selatan sebagai laut perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.