Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

4,8 Juta Warga Sipil Mengungsi Akibat Konflik di Sudan

📅 Senin, 04 Sep 2023, 08:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
4,8 Juta Warga Sipil Mengungsi Akibat Konflik di Sudan Doc: ANTARA/Xinhua/Denis Elamu
Ket. Para pengungsi Sudan Selatan akibat konflik di Sudan bersiap untuk meninggalkan pusat penerimaan di Kabupaten Renk, Negara Bagian Upper Nile, Sudan Selatan, pada 29 April 2023.

ANKARA - Sekitar 4,8 juta warga sipil mengungsi akibat bentrokan antara militer Sudan dan kelompok paramiliter Pasukan Dukungan Cepat (RSF), menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Sampai 29 Agustus "sekitar 4,8 juta orang mengungsi di dalam dan di luar Sudan akibat konflik yang meletus pada 15 April," kata Kantor Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) lewat pernyataan.

Menurutnya, lebih dari 3,8 juta orang mengungsi di dalam negeri dan satu juta orang lainnya menyeberangi perbatasan untuk tiba di negara-negara tetangga.

"Orang-orang mengungsi di 18 negara," tulis pernyataan tersebut. Disebutkan pula bahwa hampir 72,3 persen pengungsi dalam negeri berasal dari Ibu Kota Khartoum.

Sudan dilanda perang antara militer dan RSF sejak April dalam sebuah konflik yang telah menewaskan lebih dari 3.000 warga sipil dan melukai ratusan ribu orang lainnya, menurut sumber medis setempat.

Pada Jumat (31/8) RSF mengklaim telah membunuh ratusan tentara militer Sudan dalam serangan di markas besar Pasukan Satuan Khusus militer di Omdurman di sebelah barat Khartoum.

Pihak militer tidak mengomentari klaim RSF, namun mengungkapkan bahwa pasukannya terus menembaki artileri sasaran RSF di seluruh Khartoum.

Berbagai kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi Arab Saudi dan Amerika Serikat gagal menghentikan kekerasan di negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.