Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Makassar Temukan Jenazah Pendaki di Tebing Gunung Pangkep

📅 Jumat, 01 Sep 2023, 23:16 WIB | Oleh:
Tim SAR Makassar Temukan Jenazah Pendaki di Tebing Gunung Pangkep Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Basarnas Makassar
Ket. Tim SAR Gabungan bersiap mengevakuasi jenazah pendaki Fitrah Perdana usia 24 tahun usia ditemukan terangkut di antara tebing Gunung Bulu Sanrongan, Sigeri, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Jumat (1/9/2023).

Tim SAR Gabungan Makassar akhirnya menemukan jenazah seorang pendaki bernama Fitrah Perdana berusia 24 tahun yang dilaporkan hilang selama sepekan di tebing Gunung Bulu Sanrongan, Kecamatan Sigeri, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan.

"Tim SAR Gabungan sudah menemukan posisi korban tewas di tebing dan langsung dilakukan evakuasi ke bawah gunung," kata Kepala Kantor Basarmas Makassar Mexianus Bekabel, di Makassar, Jumat.

Korban sebelumnya terlihat naik gunung tersebut sejak Jumat, 25 Agustus 2023 hingga akhirnya ditemukan tewas dan sedang berada di tebing karena tersangkut diantara bebatuan.

Penemuan jenazah pendaki ini, kata Maxianus, setelah proses pencarian tim SAR Gabungan memfokuskan pada sandal korban yang ditemukan sehari sebelumnya serta aroma bau menyengat dari tebing menuju area air terjun di sekitar lokasi kejadian.

Saat pencarian jasad korban terlihat oleh Tim SAR Gabungan berada di bawah jurang sekitar 100 meter dari penemuan sandal pada sehari sebelumnya. Tubuh korban tersangkut di antara bebatuan.

"Proses evakuasi korban cukup berat karena harus menaiki tebing yang cukup curam dan baru tiba di kaki gunung sekitar pukul 12.00 Wita," ucap Mexianus.

Adapun korban setelah tiba di kaki gunung langsung dibawa menggunakan ambulans menuju ke RSUD Batara Siang Pangkep untuk menunggu diserahkan ke pihak keluarga.

Atas kejadian ini, Mexianus menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban dan juga mengimbau kepada warga yang suka ke alam bebas agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas.

"Kami imbau agar masyarakat yang suka ke alam bebas agar mengutamakan keselamatan. Biasakan pergi didampingi teman agar jika terjadi situasi darurat bisa segera dilaporkan," katanya menyarankan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.