Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Warga Pesisir Waspadai Gelombang Laut Setinggi hingga 4 Meter

📅 Kamis, 31 Agu 2023, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Warga Pesisir Waspadai Gelombang Laut Setinggi hingga 4 Meter Doc: ANTARA/HO-BMKG
Ket. Warga berada di kawasan pantai Zakat Bengkulu, (4/3/2023). BMKG memperkirakan gelombang tinggi terjadi Kamis (31/8/2023) pada Jumat (1/9/2023).

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga empat meter di beberapa perairan Indonesia pada 31 Agustus-1 September 2023.

"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," kata Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo di Jakarta, Kamis (31/8).

Ia mengatakan pola angin menjadi salah satu yang menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang tinggi.

Ia mengemukakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari tenggara-barat daya dengan kecepatan angin berkisar 5-25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur-tenggara dengan kecepatan 8-30 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Makassar bagian selatan, Selat Karimata bagianselatan, perairan Kalimantan Tengah, Laut Seram, Perairan P.Buru, Samudera Hindia Selatan Sumba dan Kupang," paparnya.

Kondisi ini, lanjutnya, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di Selat Malaka, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kep. Mentawai, perairan Bengkulu-barat Lampung, perairan selatan Jawa Timur, dan perairan selatan Bali-Sumbawa.

Selain itu, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, perairan selatan P. Sumba, perairan P. Sawu-Kupang-P. Rotte, Laut Sawu bagian selatan, Selat Sape bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan NTB-NTT, Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Selat Karimata, Laut Jawa, perairan selatan Kalimantan, perairan Balikpapan.

Kemudian, Selat Makassar bagian tengah-selatan, perairan Kep. Sabalana-Kep. Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores, perairan Baubau-Kep. Wakatobi, perairan Manui-Kendari, Teluk Tolo, perairan selatan Kep. Banggai-Kep. Sula, perairan Kep. Sangihe-Kep. Talaud, dan perairan Bitung.

Selanjutnya, perairan Kep. Sitaro, perairan selatan Sulawesi Utara, Laut Maluku, perairan Obi, perairan Halmahera, Laut Halmahera, Laut Seram, perairan P. Buru-P. Ambon-P. Seram, Laut Banda, perairan Kep. Sermata-Kep. Babar, perairan utara Kep. Tanimbar, perairan Kep. Kai-Kep. Aru, perairan Sorong, perairan Fakfak-Kaimana, perairan Amamapare-Agats, perairan Jayapura-Sarmi, Laut Arafuru, Samudera Pasifik Utara Halmahera-Papua Barat.

Untuk gelombang lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia Barat Sumatra, Samudra Hindia Selatan Banten-Jawa Timur, Samudera Hindia Selatan Bali-NTB, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan P. Enggano, perairan selatan Kep. Tanimbar, Laut Arafuru bagian barat dan tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.