Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Marcella Zalianty Ungkap Jadi Produser Teater Lebih Susah dari Buat Film

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 18:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Marcella Zalianty Ungkap Jadi Produser Teater Lebih Susah dari Buat Film Doc: ANTARA/Pamela Sakina
Ket. Marcella Zalianti

Tengah sibuk memproduseri sebuah pertunjukan teater kolosal, aktor Marcella Zalianty mengaku pekerjaan itu lebih sulit dari pada memproduksi sebuah film layar lebar.

Marcella Zalianty saat ditemui di sela latihan di GOR Mabes TNI AL, Cilangkap, Jakarta, Timur, Selasa (29/8), mengatakan memproduksi sebuah pertunjukan teater jauh berbeda dengan memproduksi sebuah film. Selain ditampilkan secara langsung di hadapan penonton, pertunjukan teater melibatkan banyak pemain dari berbagai latar dan keahlian.

"Pemeran teater itu butuh fokus yang luar biasa karena ditampilkan secara langsung tanpa ada pengulangan, lebih dari film menurutku. Dari segi memproduksi juga banyak sekali hal yang perlu diperhatikan, enggak hanya soal kreatif dan teknis, tapi, ini melibatkan tim yang begitu besar, bagaimana energi kita bisa bersatu," ujar Marcella Zalianty.

Di bawah naungan rumah produksi miliknya Keana Film, Marcella Zalianty kini tengah menggarap pertunjukan teater Jalasena Laksamana Malahayati yang mengangkat kisah perjuangan Laksamana perempuan pertama di dunia asal Aceh, Malahayati, pada masa perang melawan Portugis dan invasi armada Belanda.

Perempuan kelahiran 7 Maret 1980 itu tidak hanya memproduseri pertunjukan teater tersebut, namun, juga mengamankan posisi sebagai pemeran utama, yakni Laksamana Malahayati.

"Lebih susah berakting di atas panggung, film juga susah, tapi lebih karena hidup matinya teater itu tidak ada pengulangan, live di atas panggung, jadi intensitas ketegangannya itu lebih tinggi," kata Marcella.

Marcella tak main-main dalam peranannya kali ini, selain telah berlatih dengan 62 pemain lainnya selama dua bulan, dia mengaku telah melakukan riset mengenai sosok Malahayati selama lebih dari dua tahun.

Upaya itu dilakukannya, selain karena ketertarikan akan kisah sosok yang begitu berjasa dan dihormati, adalah untuk menjiwai karakter yang akan dia bawakan tersebut.

"Dengan mempelajari sosoknya, membantu masuk ke jiwa, jadi, mau tidak mau aku lebih menghayati kisah perjalanan Malahayati. Saya ketika membaca naskah untuk pertama kalinya, wah, menangis, sih, karena seperti bisa merasakan apa yang diperjuangkan," Marcella menjelaskan

Tidak hanya itu, Marcella juga dituntut untuk mampu berdialog dengan logat Aceh hingga memperagakan ilmu bela diri silat. Bahkan, dia sempat harus dilarikan ke rumah sakit pasca mengalami insiden saat berlatih.

Insiden itu terjadi saat adegan pertarungan satu lawan satu antara Laksamana Malahayati dengan Cornelis de Houtman yang diperankan oleh Willem Bevers. Ketika replika pedang tengah diayunkan oleh Willem, tanpa sengaja mengenai tepat sisi dahi kiri dari Marcella Zalianty dan menyebabkan luka sobek.

Marcella pun sempat ditangani secara medis serta mendapatkan lima jahitan di dahinya.

Pementasan teater kolosal Jalasena Laksamana Malahayati akan disuguhkan untuk umum pada 9 September 2023, di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. Pementasan itu juga turut dimeriahkan oleh sejumlah nama besar lainnya dalam dunia seni pertunjukan kolosal seperti Hartati (penata gerak dan tari), Toto Arto (pengelola produksi), Nya Ina Raseuki atau Ubiet (pelantun lament), Retno Damayanti (perancang kostum), Sari Madjid (associate producer), Indra Perkasa (penata musik), Arswendi Bening (pemeran Sultan Alauddin Riayat Syah al-Mukammil), Aulia Sarah (pemeran Cut Limpah), serta Cut Mini (pemeran ibu Malahayati). Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.