Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Penuhi Standar Permukiman

📅 Rabu, 30 Agu 2023, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Penuhi Standar Permukiman Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Fasilitas lampu penerangan jalan umum di sepanjang ruas Jalan Inspeksi Kalimalang, Desa Pasir Sari, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

BEKASI - Untuk memenuhi standar fasilitas penunjang aktivitas masyarakat di lingkungan permukiman, perkampungan, dan perdesaan, Pemerintah Kabupaten Bekasi memasang lampu penerangan jalan.

"Program ini mendukung mobilisasi masyarakat dengan penerangan jalan lingkungan. Jadi, aktivitas warga tidak hanya siang hari, tetapi juga bisa pada malam hari karena jalan sudah terang," kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bekasi, Nur Chaidir, Selasa (29/8).

Dia menilai ketersediaan penuh sarana penerangan jalan lingkungan penting untuk mendukung mobilitas masyarakat khususnya dalam pergerakan perekonomian sekaligus mengurangi risiko kecelakaan dan kejahatan malam hari. "Melalui pemasangan lampu penerangan jalan, keamanan lingkungan permukiman semakin meningkat," katanya.

Kegiatan pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan lingkungan dapat dijalankan oleh Disperkimtan berkat pemisahan tanggung jawab antara penerangan jalan umum dan jalan lingkungan. Sebelumnya, ada di Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi.

Chaidir mengatakan sebagai tahap awal program Bekasi Terangtersebut, sebanyak 120 paket pengerjaan pemasangan lampu penerangan jalan lingkungan oleh pemerintah daerah hingga pengujung tahun ini. "Dengan program ini, saya berharap meskipun belum maksimal, minimal jalanan kampung-kampung sudah terang," jelasnya.

Dulu fokus untuk jalan-jalan kabupaten, saat ini kewenangan sudah dipisah. Jadi, bisa lebih fokus ke jalan-jalan lingkungan permukiman. Dia menyatakan penerangan jalan lingkungan satu kesatuan dengan sarana dan prasarana umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.