Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FIFA Nilai Stadion Manahan Solo Masih Banyak Kekurangan Jelang Piala Dunia U-17

📅 Selasa, 29 Agu 2023, 07:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
FIFA Nilai Stadion Manahan Solo Masih Banyak Kekurangan Jelang Piala Dunia U-17 Doc: ANTARA/Mohammad Ayudha
Ket. pengecekan rumput dan fasilitas di Stadion I Tim dari FIFA melakukan pengecekan rumput dan fasilitas di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Senin (28/8). Tim perwakilan FIFA didampingi PSSI dan Kementerian PUPR melakukan pengecekan kesiapan dan fasilitas Stadion Manahan untuk persiapan Piala Dunia U-17 pada 10 November hingga 2 Desember 2023.

SOLO - Usai mengecek, Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menilai Stadion Manahan Solo, masih memiliki beberapa kekurangan jelang Piala Dunia U-17. Salah satu kekurangan berupa fasilitas pendukung Stadion Mahanan.

"Kekurangan menurut FIFA, Stadion Manahan Solo menyangkut fasilitas. Sedangkan arena pertandingan sepak bola Piala Dunia U-17 tidak ada masalah dari FIFA," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemkot Surakarta, Rini Kusumandari. Dia mengatakan ini usai mendampingi kunjungan FIFA di Stadion Manahan Solo, Senin (28/8).

Rini menjelaskan tim FIFA terdiri dari 15 orang berasal dari bidang manajemen, keamanan, pemasaran, media center, serta informasi teknologi (IT). Mereka menyampaikan secara garis besar saja. Sebab penjelasan rinci akan disampaikan dalam rapat khusus disertai dengan rekomendasi.

FIFA juga menyoroti soal tribun railing di depan ruang VIP. FIFA minta untuk dipotong karena mengganggu pemandangan. Kemudian, masih kurangnya sejumlah furnitur dan perabotan. Khusus furnitur, menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Surakarta. Sedangkan untuk kekurangan fisik adalah tanggung jawab Kementerian PUPR.

Selain itu, perlu penambahan platfom kamera di tribun yang menjadi tugas Kementerian PUPR.

"Pemerintah kota menganggarkan furnitur dan platfom kamera. Sebab ruang konferensi pers harus ada platfom kamera," katanya.

FIFA juga minta agar ada dua security server, terletak di Stadion Manahan dan dekat kantor Manahan. Server kantor dengan stadion juga diminta agar disatukan, sehingga dapat dipantau dari pusat. "Jadi petugas tidak hanya memantau, tetapi bisa memantau di mana fokus yang menjadi perhatian," katanya.

Selain itu, FIFA juga menyoroti soal jumlah sumur di Stadion Manahan Solo yang hanya memiliki satu unit. Padahal untuk mengisi tandon air ukuran 1.200 kubik diperlukan lebih dari satu sumur agar bisa terisi lebih cepat.

Sedangkan aspek arena pertandingan seperti rumput dinilai tidak ada masalah. FIFA akan kembali ke Solo September. FIFA minta seluruh persiapan stadion harus sudah selesai seluruhnya, terutama yang direkomendasikan tersebut. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.