Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perkuat Kolaborasi, Pemkot Surakarta: Penataan PKL Tunggu Metode Revitalisasi Keraton

📅 Senin, 28 Agu 2023, 00:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Kolaborasi, Pemkot Surakarta: Penataan PKL Tunggu Metode Revitalisasi Keraton Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi di Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Solo - Perkuat kolaborasi, Pemerintah Kota Surakarta menyatakan penataan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Alun-alun Utara dan Alun-alun Selatan menunggu metode kerja revitalisasi Keraton Surakarta.

"Metode kerjanya saya belum dapat," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi di Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Ia mengatakan koordinasi masih dilakukan antara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang akan mengerjakan revitalisasi tersebut.

"Ini baru proses awal pengerjaan, jadi PKL di alun-alun masih berjualan seperti biasa," katanya.

Terkait dengan penataan PKL, dikatakannya, juga tergantung dari tahapan revitalisasi.

"Yang mana dulu yang dikerjakan, kalau belum dikerjakan mestinya ada pelonggaran," katanya.

Terkait dengan lokasi sementara untuk berjualan para PKL, dikatakannya, tidak disediakan secara khusus oleh Pemerintah Kota Surakarta.

"Tempat sementara untuk PKL kan tidak ada lokasi darurat, kecuali pasar, baru kami menyediakan tempat berjualan secara khusus," katanya.

Menurut dia, langkah tersebut seperti halnya yang dilakukan pada penataan kawasan PKL Manahan Solo. Menurut dia, pada saat proses revitalisasi para pedagang diminta untuk mencari tempat berjualan sementara masing-masing.

"Waktu itu PKL jualannya juga di beberapa lokasi. Setelah jadi mereka baru kembali ke Shelter Manahan," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Surakarta bersama dengan Kementerian PUPR RI berencana merevitalisasi Keraton Surakarta. Untuk pengerjaan akan dimulai dari kawasan luar, salah satunya alun-alun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.