eFootball dan DOTA2 Indonesia Lolos Babak Playoff Kejuaraan Dunia IESF
Senin, 28 Agu 2023, 23:33 WIBTim eFootball dan DOTA2 Indonesia lolos ke babak playoff Kejuaraan Dunia Esports IESF 2023 di Iasi, Rumania, Minggu (27/8) waktu setempat.
"Seluruh atlet saat ini dalam kondisi siap untuk bertanding pada babak playoff IESF ke-15. Kami percaya mereka mampu menunjukkan kemampuan secara maksimal," kata Kepala Pelatih Tim Nasional Esports Indonesia Richard Permana dalam keterangan resmi PB ESI, Senin.
Raihan di nomor eFootball pun dipastikan saat wakil Indonesia Mohamad "LN_Paudie" Akbar Paudie sukses meraih sembilan kemenangan dan satu seri pada pertandingan babak grup.
Sementara, Skuad Indonesia pada nomor DOTA2 juga berhasil melaju ke babak playoff usai mengalahkan Mesir dengan skor akhir 1-0.
Hingga saat ini, Indonesia memiliki tiga wakil di babak playoff Kejuaraan Dunia pada tiga nomor gim. Sebelumnya, Muhammad "Meat" Andriyansyah Jusuf mengamankan tempat pertama bagi Indonesia di nomor Tekken7.
Sementara itu, langkah tim Indonesia di nomor CS:GO terhenti usai dihadang oleh Ceko dengan skor akhir 9-16.
Pada laga sebelumnya, Indonesia memetik kemenangan atas tim CS:GO Amerika Serikat dengan skor akhir 19-15 dan membuat Indonesia menempati peringkat keempat dalam Grup M.
"Kami sangat bangga atas perjuangan yang telah ditunjukkan oleh timnas esports Indonesia nomor CS:GO sejak babak kualifikasi kontinental Asia-Pasifik, hingga laga terakhir yang mereka jalankan di babak grup IESF," kata Richard.
Di sisi lain, timnas Indonesia nomor Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) tengah melakukan persiapan jelang laga perdana babak grup Kejuaraan Dunia IESF yang berlangsung pada Selasa.
"Saat ini, atlet-atlet timnas MLBB dalam kondisi siap memulai laga perdana pada esok hari. Kami pun telah melaksanakan latihan dan scrim sejak berada di Rumania, termasuk penyesuaian gawai yang akan digunakan pada pertandingan nanti," kata Wakil Manager Tim Nasional Esports Indonesia untuk IESF Stanley Tjia.
Namun, Stanley menuturkan penyesuaian gawai tersebut tidak dapat terlaksana dikarenakan panitia belum memberikan respon mengenai gawai apa yang akan digunakan oleh tim MLBB Indonesia. Panitia baru memberikan jawaban tiga hari sebelum pertandingan dimulai, dan gawainya akan dibagikan satu hari jelang pertandingan.
"Hal tersebut kami sayangkan sebab kami telah mempertanyakan terkait device yang akan digunakan kepada pihak panitia sejak dua bulan lalu," tuturnya.
Stanley menambahkan kejadian ini tidak hanya menimpa tim Indonesia saja, melainkan seluruh negara yang bertanding di nomor tersebut.
Berita Terkait:
-
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik dalam Uji Coba Pertama Tahun 2026.
-
Persija Tambah Amunisi Asing Datangkan Fabio Calonego
-
Ini Lokasi Jatuhnya Pendaki Asal Brazil di Gunung Rinjani
-
Jakarta Architecture Festival Akan Ramaikan Blok M
-
Demi Tingkatkan Keselamatan, Kemenhub Tekankan Pentingnya Integrasi Data Angkutan Umum dan Angkutan Barang
-
Satgas Gabungan TNI Lumpuhkan Dua Anggota OPM dan Amankan Dokumen Penting
-
Piala Dunia Esports FFWS Global Finals 2025 Segera Hadir di Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.