- Home
-
- Luar Negeri
-
- Memanas, PBB Prihatin Pert...
Memanas, PBB Prihatin Pertempuran Kembali Pecah di Sudan
Kamis, 24 Agu 2023, 00:05 WIBWashington - Memanas, Kepala Misi Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Martin Griffith mengaku "sangat prihatin" atas pecahnya lagi pertempuran di Sudan.
Griffithmengingatkan bahwa rute bantuan telah diblokir, sedangkan pangan mulai habis di negara yang diamuk perang itu.
Menurut dia, pertempuran di Darfur Selatan dan Kordofan Selatan bertambah sengit.
Griffith mendesak pihak-pihak yang bertempur "agar menghentikan permusuhan dan membolehkan bantuan dikirimkan."
"Puluhan orang tewas dan ribuan lainnya mengungsi. Rute bantuan dihalangi, sedangkan persediaan pangan habis," tulis Griffith dalam X (Twitter).
Ribuan orang tewas dan lebih dari 4 juta mengungsi sejak milisi Pasukan Dukungan Cepat (RSF) dan Pasukan Militer Sudan (SAF) bertempur satu sama lain pada 15 April, terutama di Khartoum dan Darfur.
19 petugas kemanusiaan tewas sejak perang itu dimulai empat bulan lalu.
Badan multinasional itu mengungkapkan puluhan gudang dan fasilitas kemanusiaan dijarah.
Kedua pihak bertikai sudah meneken perjanjian Jeddah di Arab Saudi pada Juni lalu yang memungkinkan dibukanya koridor kemanusiaan untuk mengirimkan bantuan kepada warga sipil.
Namun, gencatan senjata tersebut berulangkali dilanggar kedua belah pihak.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bikin Urusan Pajak Lebih Praktis, Samsat Hadir di 14 Titik Jadetabek
-
3 Puskesmas Madina Borong Penghargaan JKN Terbaik 2026, Pelayanannya Jadi Sorotan
-
Dua Kecamatan di Nias Barat Terendam Banjir
-
Rela Lepas Asian Games 2026, Ini Alasan Janice Tjen dan Pelti Pertaruhkan Demi Australian Open
-
Gubernur Andra Soni Sebut Perekonomian Digital Banten Masuk Kategori Tinggi
-
Hari Jadi Karawang, Karangan Bunga Diganti dengan Bibit Pohon
-
Pemerintah Kabupaten Jember Menetapkan Lima Bangunan Bersejarah Jadi Cagar Budaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.