Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Jatuh Korban, KBRI Pulangkan Lima WNI Terdampak Konflik Sudan

📅 Selasa, 22 Agu 2023, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, KBRI Pulangkan Lima WNI Terdampak Konflik Sudan Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Ket. Foto arsip - Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Sudan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (1/5/2023). Pemerintah Indonesia berhasil mengevakuasi 75 WNI dari Sudan yang sedang dilanda krisis keamanan akibat konflik bersenjata dan total WNI yang berhasil dievakuasi sebanyak 823 orang yang terdiri dari 555 laki-laki dan 268 perempuan.

Jakarta - Cegah jatuh korban, Kedutaan Besar RI (KBRI) Khartoum memulangkan lima warga negara Indonesia (WNI) ke tanah air pada Minggu (20/8) menyusul konflik bersenjata yang masih berlangsung di Sudan.

Selama masa konflik, mereka ditampung di rumah singgah KBRI Khartoum di Port Sudan. Kelima WNI adalah pekerja migran Indonesia sektor rumah tangga, demikian siaran pers KBRI Khartoum yang diterima pada Senin.

Mereka bekerja dan berdomisili di Khartoum. Mereka sebelumnya memutuskan untuk tidak ikut proses evakuasi dengan para WNI lainnya ke Indonesia pada April lalu.

"Namun, dengan semakin meluasnya konflik bersenjata yang masih berlangsung hingga saat ini, kelima WNI tersebut meminta bantuan KBRI untuk evakuasi," kata KBRI Khartoum.

Pemerintah Indonesia telah memulangkan lebih dari 1.000 WNI yang tinggal di Sudan sejak konflik bersenjata antara tentara Sudan (SAF) dan milisi Pasukan Dukungan Cepat (RSF) pecah 15 April lalu.

Berdasarkan data KBRI Khartoum, terdapat 1.209 WNI yang tinggal di Sudan yang sebagian besar pelajar dan mahasiswa.

Sementara itu, Badan Bantuan Pangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (WFP) mencatat bahwa konflik Sudan telah membuat 20 juta orang mengalami kelaparan akut.

Sejumlah wilayah seperti Khartoum, Kordofan Selatan dan Barat, dan Darfur merupakan wilayah-wilayah yang paling buruk dilanda kelaparan, kataWFP.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.