- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Setujui Penjualan Helik...
AS Setujui Penjualan Helikopter Apache ke Polandia
Selasa, 22 Agu 2023, 08:31 WIBWASHINGTON - Amerika Serikat pada Senin (21/8) menyetujui penjualan helikopter serang Apache senilai 12 miliar dolar AS ke Polandia, sebuah kesepakatan besar dengan sekutu garis depan yang mendukung Ukraina dalam perang melawan invasi Rusia.
Polandia akan menerima 96 helikopter serang Apache AH-64E dari pabrikannya Boeing, kata Departemen Luar Negeri AS dalam pemberitahuan kepada Kongres mengenai persetujuan penjualan tersebut.
Polandia tahun lalu memutuskan membeli Apache untuk menggantikan armada helikopter era Soviet yang sudah tua karena kekhawatiran meningkat atas aksi militer Rusia di negara tetangganya, Ukraina.
Penjualan tersebut "akan meningkatkan kemampuan Polandia untuk menghadapi ancaman saat ini dan masa depan dengan menyediakan kekuatan yang kredibel yang mampu menghalangi musuh dan berpartisipasi dalam operasi NATO," bunyi pernyataan Departemen Luar Negeri AS.
Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak mengkonfirmasi pembelian tersebut di media sosial. Ia menambahkan bahwa "sampai prosedur selesai dan helikopter yang dibeli dikirim ke Polandia, Angkatan Darat AS akan memberi kami helikopter Apache dari sumber dayanya sendiri."
Polandia sangat mendukung upaya yang dipimpin AS untuk mendukung Ukraina melawan serangan Rusia. Sebagian besar senjata AS senilai miliaran dolar diberikan kepada Ukraina melintasi perbatasan melalui Polandia.
Polandia mengumumkan pada Januari, berencana untuk menghabiskan empat persen dari produk domestik brutonya untuk pertahanan tahun ini - jauh di atas target NATO sebesar dua persen.
Pada Juni, mereka menerima tank Abrams pertama sebagai bagian dari kesepakatan senilai 1,4 miliar dolar AS untuk kendaraan tempur yang sebelumnya digunakan oleh Korps Marinir AS.
Tahun lalu, Polandia membeli 250 unit Abrams lagi dalam varian M1A2 yang lebih modern, yang diperkirakan akan dikirimkan pada akhir 2024. Polandia akan menjadi negara pertama di luar Amerika Serikat yang memiliki tank tersebut.
Perang Ukraina telah memperkuat hubungan antara Amerika Serikat dan Polandia, yang pemerintahan konservatif sebelumnya berselisih paham dengan pemerintahan Presiden Joe Biden dalam berbagai isu hak-hak LGBTQ dan kebebasan media.
Dalam pernyataannya, Departemen Luar Negeri menyebut Polandia sebagai "kekuatan yang menjaga stabilitas politik dan kemajuan ekonomi di Eropa."
Kongres mempunyai hak untuk meninjau dan memblokir kesepakatan helikopter, namun diperkirakan tidak akan ada keberatan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: AFP
Berita Terkait:
-
Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Enam Jet Tempur Rafale kepada TNI AU
-
Membanggakan, Prajurit TNI Juara Musabaqoh Hifdzil Qur’an 30 Juz di Libya
-
Memahami Polis Asuransi dan Klausul Pengecualiannya Agar Perlindungan Berjalan Optimal
-
Rupiah Melemah 1,35% Sepanjang 2026
-
Liga Champions: Atletico Madrid Manfaatkan Kesalahan Tottenham untuk Menang Telak 5-2
-
Pertamina: Pasokan Energi Bengkulu Aman Selama Mudik Lebaran 2026
-
Kronologi Anggota Pasukan Bela Diri Jepang Masuk Tanpa Izin ke Kedubes China
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.